Zidane Kritik Operator La Liga karena Badai Salju

Zidane Kritik Operator La Liga karena Badai Salju

Pelatih Real Madrid mengaku kesal dengan operator La Liga karena tidak menunda pertandingan timnya melawan tuan rumah Osasuna, di Stadion El Sadar, Minggu (10/1) malam dini hari WIB. Pada laga itu, Madrid bermain imbang.

Kritikan Zidane itu terkait dengan badai salju di Pamplona. Sekadar informasi, cuaca sempat mengganggu perjalanan Real Madrid menuju Pamplona yang berada di barat laut Spanyol.

Hujan salju membuat rombongan skuad Real Madrid sempat tertahan selama sekira empat jam di Bandara Barajas.

Sesampainya di kandang Osasuna, persiapan Madrid dianggap tidak maksimal. Bahkan laga itu baru mendapat izin jelang kick-off karena lapangan tertutup salju.

Kondisi lapangan dan psikologis pemain terganggu dengan penundaan jadwal terbang. Tidak heran jika Zidane marah dan bete karena laga itu seharusnya tidak dimainkan.

“Ini bukan pertandingan sepakbola dan itu yang kami rasakan setelah semua yang terjadi,” ujar Zinedine Zidane, dikutip dari Marca.

“Ini bukan pertandingan sepakbola dan seharusnya sudah ditangguhkan (ditunda). Saya mengeluh karena pertandingan dipaksakan berlanjut ketika kondisinya tidak bagus,” tuturnya.

Permainan Madrid menjadi buruk, bahkan tidak mampu melepaskan tendangan ke gawang di babak pertama. Cuaca buruk juga membuat Zidane tidak tahu apakah timnya bisa kembali ke Madrid atau memperpanjang masa tinggal di Pamplona.

Saat ini fokus mereka kini terarah ke laga berikutnya di Piala Super Spanyol 2019-2020 kontra Athletic Bilbao.

“Kami tidak tahu kapan akan kembali ke Madrid, hari ini atau besok. Namun, itu lah sepakbola. Kami harus menerimanya dan mulai memikirkan laga pada Kamis (14 Januari 2021),” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top