Sulit Kejar Bayern Munchen, Seperti Kejar Usain Bolt

Sulit Kejar Bayern Munchen, Seperti Kejar Usain Bolt

Bayern Munchen musim ini tampil sangat digdaya. Bahkan terlihat seperti tim Jeman lain tidak ada apa-apanya. Sebab bersaing dengan Bayern Munchen ibarat beradu lari dengan Usain Bolt.

Seperti diketahui, Bayern Munchen musim ini menjadi juara Bundesliga. Trofi tersebut menjadi trofi kedelapan secara beruntun.

Padahal, pada awal Musim Bayern Munchen sempat tercecer ke posisi 6. Namun sejak masuknya Hansi Flick, Bayern Munchen tampil superior pada paruh kedua musim ini. Bahkan sejak beberapa tahun lalu, Bayern Munchen sudah menjadi tim superior yang hebat.

Raja Bundesliga

Sejak satu dekade terakhir, mereka sudah menguasi panggung Bundesiga. Bahkan hanya Borussia Dortmund yang mampu menghentikan dominasi Bayern Munchen. Hal tersebut terjadi pada tahun 2011 dan 2012. Sehingga, klub tersebut dinilai menjadi tim yang dominan saat ini. Bahkan sudah menjadi sesuatu yang tidak menghenrankan.

Kompetisi Bundesliga dimulai pada tahun 1963. Selama ini, Bayern Munchen telah meraih 29 trofi juara. Bahkan capaian tersebut lebih banyak dibandingkan dengan tim Bundesliga yang lain. Bahkan jika digabungkan, semuannya tidak bisa menandingi trofi klub tersebut.

Selain itu, Bayern Munchen juga memiliki kedigdayaan di kompetisi DFB Pokal. Selama ini, mereka meraih 20 trofi.

Superionya klub tersebut, tidak lepas dari kekuatan finansial. Kemudian membuat mereka bisa mendatangkan pemain bintang setiap musim. Bahkan mereka membajak pemain dari klub sesama Bundesliga.

Hal tersebut menimbulkan banyak perbincangan. Salah satunya dari Direktur Olahraga Borussia Moenchengladbach, Max Eberl. Ia mengatakan bahwa sangat mustahil tim-tim lainnya bersaing dengan Bayern Munchen.

Sulit Kejar Bayern Munchen, Seperti Kejar Usain Bolt

Seperti Usain Bolt

Bahkan ia sempat mengibaratkan kompetisi tersebut. Tim-tim lain seperti pelari biasa yang bersaing dengan Bayern Munchen yang seperti Usain Bolt.

“Mungkin saya akan berada di depan ketika starter. Kemudian Bayern Munchen berada di belakang. Namun seperti yang sudah-sudah, Usain Bolt tetap finis didepan saya. Bayern Munchen dan Borussia Moenchengladbach sangat jauh bedanya,” buka Max Eberl kepada Sportskeeda.

“Memang perbedaannya tidak 100%, namun sudah jelas 90%.”

“Kendati demikian, saya tidak akan menyerah begitu saja. Kami akan bekerja semaksimal mungkin, supaya bisa menjadi lebih baik,” jelas Max Eberl.

Sementara itu, Borussia Moenchengladbach sukses berada di posisi ke empat pada pekan terakhir. Mereka akan bermain di kompetisi Eropa pada musim depan.

Sedangkan dengan Bayern Munchen berhasil mengemas 2 trofi, Bundesliga dan DFB Pokal. Mereka berpeluang meraih trebel winner apabila menjadi juara di Liga Champions.

Sulit Kejar Bayern Munchen, Seperti Kejar Usain Bolt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top