Stefano Cugurra Prediksi Kualitas Liga 1 2020 Bakal Menurun

Stefano Cugurra Prediksi Kualitas Liga 1 2020 Bakal Menurun

Stefano Cugurra memberikan pendapatnya mengenai lanjutan Liga 1 2020. Menurut pelatih Bali United tersebut, akan ada penurunan kualitas kompetisi. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjad penyebab turunnya kualitas kompetisi.

Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan Stefano Cugurra adalah padatnya jadwal pertandingan. Kekhawatiran ini bukan datang tanpa alasan. Sebab, lanjutan kompetisi bakal digelar dalam lima bulan saja. Padahal, masih ada 31 pekan pertandingan yang belum dilaksanakan.

Seperti diketahui, PT LIB memutuskan liga dimulai 1 Oktober mendatang. Lanjutan kompetisi ini diproyeksikan berakhir pada 28 Februari tahun depan. Artinya, sisa pekan pertandingan hanya akan dilaksanakan dalam rentang lima bulan.

Jika dihitung, setiap tim bakal bertanding sebanyak enam kali dalam sebulan. Jumlah ini dinilai tidak efektif oleh Stefano Cugurra. Idealnya, klub hanya bertanding empat hingga lima kali dalam sebulan.

“Yang ideal, satu bulan klub hanya main empat atau lima kali,” ujar Teco, sapaan akrab stefano Cugurra, Senin (20/7).

Faktor Markas dan Kehadiran Penonton

Selain jadwal padat, Teco juga menyebutkan beberapa faktor lainnya. Faktor lainnya adalah terkait banyaknya pertandingan yang digelar di tempat netral. Selain itu, absennya penonton juga bakal mengurangi atmosfer pertandingan.

Keputusan ini diambil PT LIB untuk menyikapi mewabahnya Covid-19. Sisa laga Liga 1 bakal dipusatkan di Pulau Jawa. Hal ini membuat Bali United tidak bisa bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

PT LIB juga memastikan bahwa seluruh pertandingan digelar tanpa penonton. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus Corona. Selain itu, protokol kesehatan yang ketat juga bakal diterapkan dalam setiap pertandingan.

Stefano Cugurra Prediksi Kualitas Liga 1 2020 Bakal Menurun

Permasalahkan Regulasi Pemain Muda

Lebih lanjut, Teco juga menyoroti regulasi untuk memainkan pemain U-19. Ia juga menilai peraturan ini bakal menyebabkan penurunan kualitas kompetisi. Ia menganggap para pemain belia ini belum siap turun dalam pertandingan Liga 1.

“Kemungkinan juga bakal ada regulasi memainkan pemain U-19. Mungkin banyak pemain U-19 yang belum siap bertarung di kompetisi Liga 1,” ujar eks pelatih Persija Jakarta ini.

Menyikapi regulasi ini, Bali United telah melakukan beberapa persiapan. Tim Serdadu Tridatu mulai menggembleng para pemain U-18. Tim junior Bali United ini juga telah melakoni beberapa laga uji coba.

Hal ini diungkapkan oleh pelatih Bali United U-18, I Made Pasek Wijaya. Ia mengutarakan bahwa latihan ini sebagai persiapan sebelum kompetisi yang sesungguhnya digelar.

“Kegiatan ini tentu baik bagi pemain muda dan pemain senior. Selama ini mereka hanya menjalani latihan mandiri secara virtual,” ujar I Made Pasek Wijaya.

Stefano Cugurra Prediksi Kualitas Liga 1 2020 Bakal Menurun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top