Selalu Dirawat, Stadion Kanjuruhan Siap Gelar Lanjutan Liga

Selalu Dirawat, Stadion Kanjuruhan Siap Gelar Lanjutan Liga

Stadion Kanjuruhan sudah siap digunakan sebagai markas Arema FC. Walaupun tidak ada pertandingan, perawatan stadion Kanjuruhan terus dilaksanakan. Selain itu, pengelola stadion akan menyiapkan penerapan protokol kesehatan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan, Aprija Wirawan. Ia mengaku stadion Kanjuruhan dalam kondisi yang cukup prima. Sehingga sudah siap jika sewaktu-waktu bakal digunakan Arema FC.

Untuk diketahui, sejak Liga 1 ditangguhkan, stadion Kanjuruhan tidak digunakan. Artinya, sudah tiga bulan lebih stadioan menganggur tanpa pertandingan.

Absennya pertandingan tidak membuat pengelola abai terhadap kondisi stadion. Perawatan terhadap stadion tetap dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada. Pihak pengelola tetap profesional dalam melakukan perawatan stadion Kanjuruhan.

“Kondisi stadion Kanjuruhan selalu kami jaga. Jadi, secara keseluruhan, lapangan sudah siap menggelar pertandingan Liga 1,” ujar Aprija Wirawan.

Kondisi Rumput Selalu Prima

Pihak pengelola juga tetap menjaga agar kualitas rumput tetap ciamik. Mulai dari penyiraman hingga pemupukan senantiasa dilakukan pihak pengelola. Aprija Wirawan mengaku seluruhnya dijalankan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Perawatan selalu dilakukan secara rutin meski stadion tidak digunakan. Perawatan rumput, penyiraman, hingga pemupukan kami selalu lakukan. Kami kerjakan sesuai dengan prosedur yang ada,” ujar pria yang akrab disapa Wawan tersebut.

Selalu Dirawat, Stadion Kanjuruhan Siap Gelar Lanjutan Liga

Siap Terpakan Protokol Kesehatan

Selain kondisi prima, pengelola mengaku siap menerapkan protokol kesehatan. Sebagai persyaratan utama, panduan tersebut harus dilaksanakan dengan seutuhnya.

Menurut Wawan, pengelola juga tengah mempersiapkan penerapan protokol kesehatan. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan untuk memenuhi persayaratan tersebut. Mulai dari disinfektan, tempat cuci tangan, dan beberapa aspek lainnya.

“Kami akan menyiapkan tempat cuci tangan. Selain itu akan ada semprotan disinfektan dan beberapa hal lainnya,” ujar Wawan.

Namun, hal tersebut tentu saja belum cukup. Masih ada banyak aspek yang harus dipenuhi dalam panduan kesehatan. Salah satunya adalah kewajiban untuk menerapkan physical distancing.

Menanggapi aturan tersebut, Wawan mengaku akan segera menerapkannya. Bahkan, pihak pengelola siap memberikan tanda khusus di stadion Kanjuruhan. Rencananya, jika dihadiri penonton, maka harus ada jarak minimal satu meter.

“Untuk tribun, kami akan memberikan tanda penerapan physical dsitancing. Akan ada tanda agar penonton berjarak minimal satu meter,” ungkap Wawan.

Sebelumnya PSSI telah mengedarkan protokol kesehatan pertandingan sepak bola. Ada tujuh aspek utama dalam panduan kesehatan tersebut. Mulai dari penerapan satu pintu masuk, hingga mengatur jadwal masuk stadion.

Selalu Dirawat, Stadion Kanjuruhan Siap Gelar Lanjutan Liga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top