Sejak di Diklat Persib, Bakat Febri Hariyadi Sudah Meledak

Sejak di Diklat Persib, Bakat Febri Hariyadi Sudah Meledak

Bakat Febri Hariyadi sudah terlihat sejak bergabung Diklat Persib. Hal ini diakui oleh asisten pelatih Maung Bandung, Budiman. Lantas, ia meminta Febri untuk kerja keras dan tidak cepat puas.

Febri Hariyadi merupakan pemain asli didikan akademi Persib Bandung. Sebelum diorbitkan pada tahun 2016, ia ditempa di Diklat Persib. Sekarang, ia menjadi motor serangan tim Maung Bandung. Panggilan membela timnas pun kini menjadi bukan hal asing baginya.

Jauh sebelum Febri Hariyadi menjadi bintang, bakatnya sudah tercium jauh-jauh hari. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Budiman, pelatihnya di Diklat Persib. Menurut Budiman, dari sekian banyak anak asuhnya, potensi Febri jauh lebih menonjol.

Budiman menambahkan, ia sudah memiliki firasat akan masa depan Febri. Ia merasakan firasat tersebut sejak kedatangan Febri di Diklat Persib tahun 2015 silam.

“Sejak pertama datang ke Diklat Persib (2015), saya sudah punya firasat. Saya merasa dia (Febri) akan menjadi pemain profesional yang sukses,” ujar Budiman, Kamis (16/7).

Tempa Febri untuk Kerja Keras

Maka dari itu, Budiman meminta Febri untuk bekerja keras. Sang pemain pun mengamini permintaan tersebut. Bow, sapaan Febri, memiliki sikap tidak mudah menyerah. Sikap ini membuat Budiman semakin yakin dengan potensi pemain berusia 24 tahun tersebut.

“Dia terus bekerja keras dan mau belajar saat latihan dan pertandingan. Hasilnya pun bisa dia rasakan sekarang,” lanjut Budiman.

Lebih lanjut, Budiman juga melihat mental Febri semakin terasah. Pada 2016, Persib menganggap permainan Febri belum terlalu matang. Hal itu membuat sang pemain harus keluar masuk Diklat Persib. Namun, permasalahan ini tidak membuat mental Febri melempem.

Sejak di Diklat Persib, Bakat Febri Hariyadi Sudah Meledak

“Saya ingat, 2016 Bow masih bolak-balik Diklat dan Persib. Saat kembali ke Diklat, mentalnya tidak jatuh,” tutur Budiman.

“Sampai sekarang reguler bersama Persib dan timnas Indonesia. Di dalam dan luar lapangan, dia juga tidak neko-neko. Saya kira itu juga membantu Bow menjadi seperti sekarang,” imbuh Budiman sebagaimana dilansir laman resmi Persib.

Terus Ingatkan Febri

Hingga sekarang, Budiman juga terus mengingatkan Febri agar tak cepat puas. Menurutnya, banyak pemain yang tenggelam karena cepat puas. Oleh sebab itu, ia meminta Bow agar tidak kehilangan fokus.

“Jangan mudah puas, perjalanan di depan masih panjang. Apa yang dilakukan hari ini berdampak di masa depan. Terus berusaha dan jangan berhenti belajar,” pungkasnya.

Saat ini, Febri Hariyadi merupakan penyerang sayap terbaik Persib. Kecepatan dan kemampuan menyisir sisi sayap pertahanan musuh menjadikannya tumpuan serangan tim Pangeran Biru.

Sejak di Diklat Persib, Bakat Febri Hariyadi Sudah Meledak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top