PSSI Ikut Bumbui Perang Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong

PSSI Ikut Bumbui Perang Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong

Dibalik perang Indra Sjafri dan Shin Tae-yong, sorotan juga diberikan kepada PSSI. Federasi dinilai tidak netral dan terkesan ikut membumbui pertarungan ini. PSSI justru memberikan panggung bicara bagi satu pihak. Hal ini bisa terlihat dari unggahan PSSI di laman resminya.

Sebagai federasi, PSSI seharusnya bisa mendinginkan suasana tegang ini. Namun, PSSI terkesan malah memperkeruh keadaan antara Indra Sjafri dan Shin Tae-yong.

Dalam laman resminya, PSSI memberikan panggung bagi Indra Sjafri. Kesempatan berbicara dan bercerita diberikan seluas-luasnya kepada Indra Sjafri. Mantan pelatih Bali United tersebut, menilai Shin Tae-yong telah berbohong.

Namun, kesempatan yang sama tidak diberikan kepada Shin Tae-yong. Padahal baik Indra maupun Shin, keduanya bekerja untuk PSSI. Ketika kesempatan diberikan kepada Indra, mengapa hal yang sama tidak diberikan kepada Shin.

PSSI Ikut Bumbui Perang Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong

Indra Nilai Shin Berbohong

Dalam laman resmi PSSI, Indra Sjafri membeberkan banyak cerita. Menurutnya, Shin Tae-yong telah membohongi publik terkait dirinya. Cerita ini terkait konflik di Bandara Soekarno-Hatta usai TC timnas Indonesia U-19. Shin menilai Indra berlaku indisipliner karena meninggalkan tim.

Indra Sjafri mengaku telah pamit kepada staf pelatih untuk pulang lebih awal. Sebab, ia harus menghadiri pesta perkawinan putri Rahmad Darmawan. Padahal saat itu, Shin masih terjebak di imigrasi Bandara.

“Bagi orang dengan adat ketimuran, menghadiri acara tersebut sangat penting artinya. Hal itu menunjukkan penghormatan kepada sahabat atau kolega yang dianggap kerabat,” ujar Indra Sjafri.

PSSI Ikut Bumbui Perang Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong

Indra Mengaku Diusir Shin

Usai kejadian itu, Indra Sjafri berinisiatif untuk meminta maaf. Namun, permintaan maafnya tersebut ditolak oleh Shin Tae-yong. Bahkan, Indra mengaku diusir keluar ruangan. Ia juga tidak diperkenankan mengikuti kegiatan evaluasi timnas U-19.

“Setelah itu, saya langsung minta maaf kepadanya. Ucapan saya diterjemahkan Yoo Jae-hoon mantan kiper Persipura yang juga ahli bahasanya. Namun, Shin meminta saya keluar ruangan. Saya ikuti, saya keluar, dan merenung di sana,” ujar pelatih asal Padang tersebut.

Indra juga menampik bahwa dirinya dianggap ikut menentukan pemain. Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya telah diusir dari ruangan. Sehingga ia tidak menyampaikan apapun terkait keputusan malam itu.

Lebih lanjut, Indra menyatakan bahwa dirinya 100 persen mendukung Shin. Ia juga menyetujui permintaan Shin terkait penambahan nutrisi pemain.

Belakangan ini, konflik Shin dan Indra tengah mewarnai media sepak bola Indonesia. Hal ini berawal dari wawancara Shin Tae-yong dengan media Korea Selatan. Dalam wawancara tersebut, ia menyebutkan bahwa Indra Sjafri bertindak indisipliner.

PSSI Ikut Bumbui Perang Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top