PSSI Gunakkan Surat Rekomendasi sebagai Amunisi Diskusi

PSSI Gunakkan Surat Rekomendasi sebagai Amunisi Diskusi

PSSI telah mengantongi izin untuk menggelar lanjutan Liga 1. Setelah ini, pihak federasi akan melanjutkan komunikasi dengan klub. Sebab, masih ada beberapa klub yang menolak lanjutan kompetisi. Mereka mengaku masih menantikan izin dari pemerintah.

PSSI berkunjung ke kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Rabu (22/7). Pertemuan tersebut dilakukan untuk meminta arahan pemerintah mengenai lanjutan kompetisi. Selain itu, PSSI juga meminta restu untuk kembali menggelar pertandingan sepak bola.

“Saya baru saja menghadap ketua Gugus Tugas Covid-19, Doni Monardo. Saya menyampaikan untuk liga bisa bergulir bulan Oktober,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

“Saya menyampaikan seluruh laga dipertandingkan tanpa kehadiran penonton. Namun, tentu protokol kesehatan nomor satu,” imbuhnya.

Hasilnya, Doni Monardo selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 mendukung rencana PSSI. Kepastian ini tentu akan menggugah kembali semangat federasi. Apalagi, kompetisi telah mati suri selama empat bulan lebih.

Intensif Komunikasi dengan Klub

Usai mengantongi surat rekomendasi, PSSI akan kembali berkomunikasi dengan klub. Bahkan, komunikasi ini bakal lebih intens dari sebelumnya. Pasalnya, masih ada beberapa klub yang menolak lanjutan kompetisi.

Seperti diketahui, memang ada beberapa klub yang menolak lanjutan kompetisi. Keempat klub tersebut adalah Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Barito Putera, dan Persita Tangerang. Masing-masing klub tersebut memiliki kendala dan alasan berbeda dalam penolakannya.

Kendati demikian, Mochamad Iriawan mengaku akan meyakinkan klub tersebut. Ia mengatakan pihaknya memahami kendala yang tengah dihadapi. Namun, ia akan menyampaikan kepentingan yang lebih besar mengapa kompetisi dilanjutkan.

PSSI Gunakkan Surat Rekomendasi sebagai Amunisi Diskusi

“Kami mengetahui kesulitan yang mereka miliki. Makanya kami (PSSI) akan terus melakukan komunikasi. Kami akan menyampaikan bahwa aada kepentingan yang lebih besar,” ucap Iwan Bule, sapaan Iriawan.

Berkaca dari Kompetisi Luar Negeri

Selain itu, Iwan juga menjelaskan alasan dilanjutkannya Liga 1. Kasta tertinggi liga Indonesia tersebut baru memainkan tiga laga. Kemudian, seluruh kompetisi di negara lain juga kembali digelar. Hal ini menjadi patokan rencana melanjutakan jalannya kompetisi.

“Hampir semua liga di dunia jalan. Lalu, apa bedanya liga Indonesia dengan di Malaysia. Negara mereka juga merasakan wabah Covid-19 ini. Apa ada bedanya dengan Jepang, China, dan Thailand,” tegas Iwan Bule.

Lebih lanjut, Iwan juga mengatakan ada misi dalam lanjutan kompetisi. Ia ingin mengatakan kepada dunia bahwa Indonesia siap berdampingan dengan Covid-19.

“Kita ingin sampaikan juga kepada dunia. Bahwa di era baru, Indonesia dapat berdampingan dengan virus Corona,” pungkasnya.

PSSI Gunakkan Surat Rekomendasi sebagai Amunisi Diskusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top