PSS Sleman Berencana Bagi Kloter Kedatangan Pemain

PSS Sleman Berencana Bagi Kloter Kedatangan Pemain

PSS Sleman telah memiliki rencana matang untuk mengumpulkan pemain. Super Elja ingin membagi kedatangan pemain dalam beberapa kloter. Nantinya, setiap kloter memuat maksimal delapan pemain saja. Hal ini merupakan solusi untuk menerapkan protokol kesehatan.

Pandemi Covid-19 membuat pilihan untuk mengumpulkan pemain menjadi terbatas. Sebab, ada protokol kesehatan yang harus diterapkan. Mulai dari cek kesehatan pemain, hingga menjaga jarak antar pemain.

Oleh sebab itu, membagi menjadi beberapa kloter kedatangan pemain dipilih Dejan Antonic. Ia menilai tidak mungkin untuk mengumpulkan pemain secara bersamaan.

Menurut Dejan Antonic, setiap kloter kedatangan ada delapan pemain. Proses pemanggilan pemain akan dilakukan secara bertahap. Ini akan terus dilakukan hingga semua pemain PSS berkumpul.

“Kami akan mengumpulkan pemain dengan cara step by step. Jadi, kelompok pertama yang datang sebanyak delapan pemain. Begitu seterusnya hingga semuanya lengkap,” ujar Dejan Antonic.

Mepetnya Waktu Persiapan

Menurut Dejan, ini merupakan solusi terbaik dalam pemanggilan pemain. Sebab, pelatih asal Serbia tersebut juga mengingat mepertnya waktu persiapan. Sehingga latihan harus segera digelar walaupun dengan pemain yang terbatas.

Seperti diketahui, lanjutan Liga 1 2020 bakal digelar beberapa bulan lagi. Belum ada informasi resmi terkait kapan dimulainya pertandingan. Menurut beberapa kabar yang beredar, pertandingan akan dimulai akhir September atau awal Oktober.

PSS Sleman Berencana Bagi Kloter Kedatangan Pemain

Artinya, setiap klub memiliki waktu tiga bulan untuk persiapan. Hal ini belum dikurangi dengan adanya kebijakan penanganan Covid-19. Sebab, ada beberapa daerah yang masih menerapkan PSBB. Sehingga kegiatan yang mengumpulkan banyak orang belum dapat dilaksanakan.

Perhatikan Kesehatan Pemain

Lebih lanjut, Dejan juga memperhatikan kondisi kesehatan semua pemain. Pemanggilan pemain bertahap ini juga bertujuan untuk melindungi kesehatan pemain.

Selain itu, pertimbangan lainnya adalah untuk memudahkan melakukan pemeriksaan kesehatan. Ketika pemain didatangkan secara bertahap, proses cek kesehatan bisa dilaksanakan dengan optimal. Sebagaimana diketahui, cek kesehatan pemain merupakan salah satu syarat untuk menggelar latihan.

“Setiap kelompok yang datang akan dilakukan tes kesehatan,” ujar mantan pelatih Madura United tersebut.

Saat ini, punggawa Elang Jawa masih diliburkan hingga waktu yang tidak ditentukan. Namun, pemain tetap harus berlatih mandiri untuk menjaga kondisi fisiknya. Pemantauan kondisi pemain ini dilakukan oleh manajer tim PSS, Danilo Fernando.

“Kami harus tetap memantau kondisi fisik mereka. Jadi ketika liga dimulai mereka tidak kesulitan untuk beradaptasi dan siap dalam pertandingan,” ucap Danilo Fernando.

PSS Sleman Berencana Bagi Kloter Kedatangan Pemain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top