PSM Makassar Beberkan Kriteria Markas yang Diinginkan

PSM Makassar Beberkan Kriteria Markas yang Diinginkan

PSM Makassar bakal menjadi tim musafir dalam lanjutan kompetisi. Hingga sekarang, tim Juku Eja belum memutuskan markas barunya. Namun, ada beberapa kriteria yang dinginkan oleh pihak manajemen. Mulai dari zona hijau, hingga kemudahan moda transportasi.

Seperti diketahui, lanjutan kompetisi bakal dipusatkan di Pulau Jawa. Hal ini tertuang dalam surat keputusan dari PT LIB. Bagi tim luar Jawa, markasnya akan dipindahkan ke Yogyakarta.

Di Liga 1 2020, ada empat tim asal luar Jawa. Mereka adalah Barito Putera, Borneo FC, Persiraja Banda Aceh, Persipura Jayapura, Bali United, dan PSM Makassar.

Untuk PSM, manajemen memang belum memutuskan markas yang akan digunakan. Namun, ada beberapa kriteria yang diinginkan oleh pihak klub. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh CEO PSM, Munafri Arifuddin.

Harus Zona Hijau Covid-19

Kriteria utama yang diinginkan PSM adalah harus daerah zona hijau Covid-19. Selain itu, Munafri Arifuddin menginginkan markasnya berada di tengah Pulau Jawa. Hal ini bertujuan untuk menekan biaya transportasi yang ditanggung klub.

“Kemungkinan besar kami cari yang di tengah-tengah untuk homebase PSM. Tapi, yang paling penting, harus daerah zona hijau (Covid-19),” ujar Munafri Arifuddin, Rabu (15/7).

“Kami mencari lokasi yang bisa menekan biaya tranportasi. Kami juga ingin pergerakan di Pulau Jawa bisa ditempuh tanpa menggunakan transportasi udara,” imbuhnya.

PSM Makassar Beberkan Kriteria Markas yang Diinginkan

Manajemen PSM memang sangat memperhatikan pilihan markas yang digunakan. Sebab, banyak pekan pertandingan yang belum dijalankan.

Menerima Keputusan PT LIB

Lebih lanjut, Munafri juga menjelaskan bahwa PSM menerima keputusan PT LIB. Di tengah pandemi, keputusan ini dinilai sebagai opsi terbaik. Ia juga memahami situasi yang terjadi di Indonesia. Tidak adanya jadwal penerbangan membuat keputusan ini tampak cukup realistis.

“Ini bukan hanya malah pesawat. Tapi kan memang tidak ada jadwal penerbangannya. Karena penerbangan tidak beroperasi, jadi menghambat kompetisi,” ucap Munafri menjelaskan.

Dengan kompetisi dipusatkan di Jawa, persoalan transportasi bukanlah masalah. Sebab, perjalanan antar provinsi bisa tempuh menggunakan bus. Apalagi sudah ada tol transjawa yang memudahkan perjalanan tersebut.

“Kalau di Pulau Jawa, nanti mau tidak mau pakai bus. Dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, bisa,” kata pria yang kerap disapa Appi ini.

Sejauh ini, baru dua klub yang telah memiliki pilihan markas. Keduanya adalah Persiraja Banda Aceh dan Borneo FC. Kedua tim tersebut juga memilih stadion yang sama, yakni Stadion Maguwoharjo.

PSM Makassar Beberkan Kriteria Markas yang Diinginkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top