PSIS Semarang Ajukan Empat Syarat Sebelum Kumpulkan Pemain

PSIS Semarang Ajukan Empat Syarat Sebelum Kumpulkan Pemain

PSIS Semarang mengajukan syarat kepada PSSI sebelum mempersiapkan tim. Setidaknya, ada empat syarat yang diajukan Laskar Mahesa Jenar. Keempatnya adalah kepastian izin, kasus Covid-19, regulasi, dan hak komersil.

Empat syarat ini diajukan oleh Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. Ia ingin hal ini jelas sebelum timnya memutuskan untuk mengumpulkan pemain.

Salah satu yang dikeluhkan Yoyok Sukawi adalah kepastian izin. Meski PSSI memutuskan untuk melanjutkan liga, izin dari pemerintah belum didapatkan. Baik itu izin untuk menggelar pertandingan, maupun sekedar melakukan latihan.

“Sejauh ini, izin dari pemerintah untuk menggelar pertandingan dan latihan belum pasti,” ujar Yoyok Sukawi.

Selain izin, angka kasus Corona juga menjadi perhatian Yoyok. Hingga kini, grafik kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Oleh sebab itu, ia mengatakan belum berpikir untuk melakukan persiapan tim.

“Kemudian, pandemi virus Corona belum menurun. Itu jadi alasan kami belum menentukan persiapan,” ujar pria bernama asli Alamsyah Satyanegara Sukawijaya tersebut.

Regulasi Belum Jelas

Selain itu, regulasi terkait sistem kompetisi juga belum jelas. Hal ini merupakan pertanyaan besar kubu PSIS Semarang. Sebelumnya, banyak beredar mengenai kemungkinan format baru kompetisi. Mulai dari regulasi pemain U-20, home tournament, hingga absennya degradasi.

Kemudian, Yoyok juga mempermasalahkan terkait kejelasan hak komersil klub. PT LIB, selaku operator, belum memastikan berapa besaran dana subsidi yang diterima klub.

“Kami belum tentukan persiapan tim karena ada beberapa alasan. Terkait regulasi, kemudian hak komersil, baik itu subsidi dan lain-lain,” kata pria yang juga anggota Exco PSSI tersebut.

PSIS Semarang Ajukan Empat Syarat Sebelum Kumpulkan Pemain

Oleh sebab itu, Yoyok masih menanti kepastian empat hal yang diajukannya. Jika PSSI dan PT LIB sudah memastikan, ia baru akan mengumpulkan pemain.

“Kalau semua itu belum jelas, kami belum bisa menyusun program tim,” ucap Yoyok.

Desak Kejelasan Penyelenggaraan Liga

PSIS memang merupakan klub yang terus mempertanyakan format liga. Sebab, kepastian ini berkaitan erat dengan penyusunan program latihan.

Yang menjadi fokus utama PSIS adalah kepastian jadwal pertandingan. Hal ini diungkapkan oleh General Manager PSIS, Wahyu Winarto. Ia juga menyebut pemain asingnya masih berada di negara masing-masing. Lebih lanjut, ia membutukan upaya lebih untuk memanggil pemain asingnya.

“Kami sangat membutuhkan detail kelanjutan liga, bukan hanya rilis bulan saja. Klub butuh kepastian untuk menyusun program dan memanggil pemain. Jika sudah ada kepastian, kami bisa menetapkan program dan panggil pemain,” ujar Wahyu Winarto.

PSIS Semarang Ajukan Empat Syarat Sebelum Kumpulkan Pemain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top