Presiden Barcelona Tolak Tuntutan untuk Mengundurkan Diri

Presiden Barcelona Tolak Tuntutan untuk Mengundurkan Diri

Polemik internal terus mewarnai perjalanan Barcelona sejak musim lalu. Berawal dari pencapaian buruk musim 2019/20 lalu, yakni kehilangan gelar La Liga ke rival abadi Real Madrid, serta dipermalukan Bayern Munchen 2-8 di semifinal Champions League, kondisi internal tim kian memburuk. Seperti diketahui, bintang utama tim, Lionel Messi sempat mengutarakan keinginan untuk hengkang di bursa transfer musim panas 2020 silam. Meskipun akhirnya bertahan, namun dirinya dinilai tidak lagi bahagia, terutama setelah para bintang senior Barcelona didepak begitu saja oleh pelatih anyar, Ronald Koeman. Salah satunya adaoah sahabat Messi, Luis Suarez, yang dijual ke Atletico Madrid.

Rangkaian masalah tersebut kini diperparah dengan ancaman pemotongan gaji kepada para staff dan pemain, yang membuat presiden klub, Josep Maria Bartomeu, berada dalam sorotan. Pria 57 tahun itu dianggap sebagai penyebab instabilitas klub, dan banyak pihak menuntutnya mundur. Akan tetapi, Bartomeu seakan tidak bergeming dengan segala isu yang menerpanya.

“Jelas ini bukan waktu yang tepat bagi saya untuk mundur. Tidak ada yang bisa mengambil keputusan lebih baik jika saya turun dari posisi saya. Gagasan untuk mundur dari kursi saya, tidak pernah terpikirkan sama sekali,” ujarnya dalam konferensi pers.

Namun, Bartomeu masih bisa dipaksa mundur jika hasil voting para member klub berkata demikian. Dengan catatan, dua pertiga dari 154.000 anggota menyatakan setuju untuk melengserkan sang presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top