Persiraja Pilih Stadion Maguwoharjo Sebagai Markasnya

Persiraja Pilih Stadion Maguwoharjo Sebagai Markasnya

Persiraja Banda Aceh memilih Stadion Maguwoharjo sebagai markas klub. Markas PSS Sleman tersebut dinilai manajemen sebagai pilihan terbaik. Untuk itu, manajemen berharap keinginannya tersebut disetujui oleh PSSI.

Sesuai dengan surat PT LIB, lanjutan liga dipastikan berpusat di Pulau Jawa. Klub asal luar Jawa nantinya bakal bermarkas di Yogyakarta. Masing-masing klub dipersilahkan memilih satu stadion sebagai homebase hingga akhir musim.

Ada tiga opsi pilihan stadion di Yogyakarta yang bisa digunakan. Ketiganya adalah Stadion Maguwoharjo (markas PSS), Stadion Mandala Krida (markas PSIM Yogyakarta), dan Stadion Sultan Agung (markas Persiba Bantul).

Dari tiga pilhan tersebut, Persiraja memutuskan untuk memakai Stadion Maguwoharjo, Sleman. Keputusan ini disampaikan oleh Presiden Persiraja, Naaruddin Dekgam. Menurutnya, markas PSS tersebut merupakan opsi yang terbaik. Sebab, kualitasnya sudah teruji dalam gelaran Liga 1 2020.

“Kami diberikan tiga pilihan. Akhirnya, kami memilih Stadion Maguwoharjo sebagai homebase nanti. Stadion Maguwoharjo sudah digunakan PSS di Liga 1. Jadi, kualitasnya pasti sudah bagus,” ujar Nazaruddin Dekgam, Selasa (14/7).

Namun, pilihan ini belum tentu disepakati oleh PSSI dan PT LIB. Sebab, yang memiliki wewenang untuk menentukan adalah pihak federasi dan operator.

Persiraja Pilih Stadion Maguwoharjo Sebagai Markasnya

Belum Konfirmasi Lapangan Latihan

Sementara itu, Persiraja belum menentukan pilihan lokasi lapangan latihan. Sebab, manajemen masih membutuhkan kepastian dari PSSI. Apakah klub dipersilahkan untuk mencari sendiri atau ditentukan oleh federasi.

Yang jelas, Nazaruddin menginginkan agar diberikan lapangan latihan yang mumpuni. Selain itu, ia juga meminta agar disediakan bus untuk berangkat latihan.

“Kami meminta lapangan yang memadai dan bus buat latihan. Kami tentu butuh kepastian tempat latihan yang berkualitas. Jangan sampai dapat lapangan yang tidak bagus,” ujar Nazaruddin.

Boyong 25 Pemain

Lebih lanjut, Nazaruddin juga membeberkan rencana untuk musafir ke Yogyakarta. Ia mengatakan klubnya hanya akan memboyong 25 pemain ke Kota Gudeg. Artinya, dari 28 pemain Persiraja, ada tiga pemain yang bakal ditinggal.

“Tiga pemain yang perannya kurang dibutuhkan akan dinilai oleh pelatih. Pelatih kan tentu memiliki catatan soal pemainnya,” ungkap Nazaruddin.

Opsi ini diambil guna melakukan efisiensi dan mengurangi kebutuhan tim. Ketiga pemain ini juga tidak dicoret dari skuad Laskar Tanah Rencong. Ketiganya tetap berstatus sebagai pemain Persiraja hingga akhir musim.

“Jika pandemi Covid-19 berakhir, dan liga kembali bergulir secara normal, ketiga pemain ini akan kembali bergabung dengan tim,” pungkas Nazaruddin Dekgam.

Persiraja Pilih Stadion Maguwoharjo Sebagai Markasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top