Persebaya Surabaya Terima Ajakan Diskusi dari PSSI

Persebaya Surabaya Terima Ajakan Diskusi dari PSSI

Persebaya Surabaya merespon positif ajakan diskusi dari PSSI. Diskusi ini berkaitan dengan penolakan Bajul Ijo terhadap lanjutan kompetisi. Manajemen mengaku siap menyampaikan argumennya mengenai risiko lanjutan kompetisi.

Sebelumnya, PSSI ingin berdiskusi dengan klub yang menolak lanjutan kompetisi. Rencana ini disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Saat ini, ada lima klub yang menolak lanjutan Liga 1. Mereka adalah Persita Tangerang, Persik Kediri, Barito Putera, Persipura Jayapura, dan Persebaya. Kabarnya, kelima klub ini akan dipanggil untuk berdiskusi dengan PSSI. Namun, hingga kini belum ada surat resmi yang diterima klub.

Menanggapi rencana tersebut, manajemen Persebaya mengaku siap menerima ajakan tersebut. Hal ini disampaikan Sekretaris Persebaya, Ram Surahman. Pihaknya mengaku siap berdiskusi dengan stakeholder sepak bola Indonesia.

Ram Surahman juga siap memberikan argumen terhadap pilihan Persebaya. Menurutnya, sikap tim berjuluk Bajul Ijo itu bukanlah bentuk perlawanan. Sebab, ada gagasan konstruktif yang menjadi dasar keputusan tersebut.

“Persebaya hanya mengingatkan saja. Melanjutkan kompetisi dalam situasi seperti ini tidak bisa hanya sekadar lanjut atau tidak,” ujar Ram Surahman, Kamis (9/7) malam.

Banyak Persoalan Kompleks

Ram Surahman menambahkan, banyak persoalan kompleks yang harus dicari solusinya. Banyak hal teknis yang secara detail belum ada kepastiannya. Sehingga harus ada diskusi yang mendalam untuk menemukan formulanya.

“Tapi, ada banyak persoalan yang memang cukup kompleks. Harus ada diskusi untuk mencari solusi permasalahan itu,” kata Ram Surahman.

Persebaya Surabaya Terima Ajakan Diskusi dari PSSI

Hal teknis yang dimaksud Ram adalah format anyar kompetisi. Selain itu, ada juga banyak hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan. Seperti komunikasi dengan gugus tugas Covid-19, kepolisian, dan stakeholder wilayah setempat.

“Pekerjaan rumahnya banyak sekali, dan detail sekali. Urusan legal, penyelenggaraan pertandingan, hingga masalah protokol kesehatan,” tegas Ram.

Pertanyakan Masalah Perizinan

Lebih lanjut, Ram juga menanyakan permasalahan mengenai izin pertandingan. Ia belum mengetahui siapa yang bertanggung jawab untuk meminta izin pertandingan. Sebab, saat ini situasinya tidak menguntungkan Persebaya. Pasalnya, kasus Covid-19 di Kota Surabaya sangat tinggi angkanya.

“Jangan dianggap Persebaya banyak menuntut dengan memberikan banyak kekhawatiran. Tidak! Saat ini, situasinya sedang tidak normal. Sehingga antisipasinya harus detail, karena menyangkut keselamatan semua pihak,” tegas mantan jurnalis olahraga ini.

Sebelumnya, Persebaya memutuskan menolak mengikuti lanjutan Liga 1 2020. Keputusan ini disampaikan oleh Presiden Persebaya, Azrul Ananda. Ia menyampaikan bahwa keputusan ini didasarkan pada pertimbangan yang matang. Keselamatan nyawa pemain merupakan prioritas utama Persebaya.

Persebaya Surabaya Terima Ajakan Diskusi dari PSSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top