Persebaya Bersedia Ikut Kompetisi, Berubah Pikiran?

Persebaya Bersedia Ikut Kompetisi, Berubah Pikiran?

Persebaya Surabaya sempat bersikeras menolak turun dalam lanjutan kompetisi. Namun, kini manajemen mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk tetap turun berlaga. Hal tersebut bisa terwujud jika seluruh tuntutan manajemen terpenuhi.

Seperti diketahui, Persebaya memang menolak berpartisipasi dalam lanjutan Liga 1 2020. Hal ini disampaikan oleh Presiden klub, Azrul Ananda. Menurutnya, pandemi Covid-19 di Indonesia belum dapat ditangani dengan optimal.

Oleh sebab itu, Azrul menilai lanjutan kompetisi berisiko menjadi klaster baru Covid-19. Apalagi, PSSI belum menjelaskan detail teknis pelaksanaan lanjutan liga.

Namun, kini manajemen Bajul Ijo bersikap lebih lunak. Mereka mengaku masih mengamati perkembangan persiapan lanjutan Liga 1. Hal ini disampaikan oleh Manajer Persebaya, Candra Wahyudi. Ia ingin memastikan bahwa PSSI dan PT LIB sudah melakukan langkah yang tepat.

“Kami masih menganalisa bagaimana persiapan PSSI dan kesiapan lanjutan liga,” ujar Candra Wahyudi.

Menurut Candra Wahyudi, jika PSSI bertindak dengan benar, Persebaya bersedia turun dalam kompetisi. Ia juga berjanji bakal segera memberikan kepastian kepada federasi.

“Kalau semua detailnya sudah siap, Persebaya pasti bakal segera mengambil keputusan,” ucap Candra.

Belum Menentukan Markas

Saat ini, Persebaya memang belum mengambil langkah apapun. Bahkan, klub berjuluk green force tersebut belum menentukan markas. Manajemen belum menyerahkan formulir pengajuan markas kepada PT LIB. Padahal, batas pengajuan markas ini berakhir 15 Juli lalu.

Saat itu, manajemen mengaku masih menunggu hasil manager meeting. Sebab, Persebaya butuh penjelasan lebih detail mengenai lanjutan kompetisi. Setelah itu, mereka baru bersedia untuk menentukan langkah berikutnya.

Persebaya Bersedia Ikut Kompetisi, Berubah Pikiran?

Cari Markas Alternatif

Menanggapi permasalahan tersebut, Candra mengaku manajemen sudah memiliki rencana. Ia mengaku manajemen tengah berpikir untuk mencari markas alternatif. Sebab, kini Kota Surabaya berstatus zona merah Covid-19.

Selain itu, markas sebelumnya, Stadion Gelora Bung Tomo, juga tengah direnovasi. Perbaikan ini dilakukan untuk menyambut perhelatan akbar Piala Dunia U-20 2021. Stadion GBT diproyeksikan menjadi salah satu venue untuk menggelar pertandingan.

Candra menyatakan pihaknya sudah memiliki rencana. Namun, hingga kini, belum ada keputusan yang diambil manajemen. Masih ada beberapa komunikasi dan diskusi yang dilakukan manajemen Persebaya. Ia juga tidak menutup kemungkinan untuk menjadi tim musafir dalam lanjutan kompetisi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya. Kami juga menyiapkan solusi jika tidak bisa bermain di Surabaya,” ungkap pria asal Bojonegoro tersebut.

“Nanti, kami akan mencari tempat yang aman untuk menggelar pertandingan sepak bola,” pungkasnya.

Persebaya Bersedia Ikut Kompetisi, Berubah Pikiran?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top