Perihal Kontrak, Bos Bali United Tunduk kepada Aturan PSSI

Perihal Kontrak, Bos Bali United Tunduk kepada Aturan PSSI

Bali United buka suara menyikapi instruksi PSSI terkait renegosiasi kontrak. Tim Serdadu Tridatu mengaku akan patuh terhadap keputusan federasi. Renegosiasi kontrak ini juga bakal dilaksanakan dalam waktu dekat.

PSSI telah mengeluarkan keputusan terkait nasib lanjutan Liga 1. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020. SK ini ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Dalam SK tersebut, lanjutan kompetisi bakal digelar Oktober mendatang. Selain itu, SK tersebut juga mengatur terkait renegosiasi kontrak pemain. Besaran penyesuaian gaji merupakan salah satu poin yang diatur di dalamnya.

Klub Liga 1 diperbolehkan hanya membayar 50 persen gaji pemainnya. Sementara Liga 2, klub harus membayar 60 persen gaji. Namun, nominalnya juga tidak boleh berada di bawah standar UMR daerah masing-masing.

Mengenai peraturan tersebut, manajemen Bali United mengaku akan mematuhinya. Hal ini diungkapkan oleh CEO Bali United, Yabes Tanuri. Ia mengaku akan mengikuti apa yang telah diinstruksikan PSSI.

“Kami akan mengikuti peraturan dari PSSI saja. Karena kami berada di bawah naungan federasi,” ujar Yabes Tanuri selaku CEO Bali United, Rabu (8/7).

Bayar 25 Persen Gaji

Sesuai perintah dalam SK tersebut, regulasi ini akan efektif mulai September. Peraturan tersebut harus dilaksanakan satu bulan sebelum kompetisi digelar. Sementara untuk bulan sebelumnya, Yabes menggaji pemain sebesar 25 persen nilai kontrak.

Renegosiasi kontrak ini rencananya bakal dilakukan bulan Agustus mendatang. Sebab, Bali United baru akan memulai latihan pada bulan Agustus. Sebelum latihan digelar, seluruh pemain harus sudah berkumpul di Pulau Dewata.

Perihal Kontrak, Bos Bali United Tunduk kepada Aturan PSSI

Mulai Latihan Agustus Mendatang

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan sang pelatih, Stefano Cugurra. Ia membenarkan bahwa latihan Bali United baru akan dimulai Agustus mendatang. Saat ini, semua pemain masih berada di kampung halaman masing-masing. Mereka hanya diwajibkan melakukan latihan mandiri sesuai arahan pelatih.

“Tim akan kembali berlatih bulan Agustus. Namun, hal ini akan saya komunikasikan dengan manajemen,” ujar Stefano Cugurra dalam laman resmi klub.

Lebih lanjut, Teco, sapaan akrabnya, mengaku senang kompetisi dilanjutkan. Ia yakin kompetisi bisa berjalan dengan baik. Tentu jalannya kompetisi harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya pikir bagus kalau kompetisi bisa kembali berjalan. Artinya, semua pihak bisa kembali bekerja,” ucap Teco.

“Yang terpenting bagi saya, semua pemain, pelatih, dan manajemen harus memperhatikan protokol kesehatan,” imbuh pelatih asal Brasil ini.

Perihal Kontrak, Bos Bali United Tunduk kepada Aturan PSSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top