Pengamat Sepak Bola Kritik Keputusan Mochamad Iriawan

Pengamat Sepak Bola Kritik Keputusan Mochamad Iriawan

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, didapuk sebagai manajer timnas U-19. Keputusan tersebut dinilai tak lazim oleh pengamat sepak bola, Tommy Welly. Sebab, belum ada ketua federasi yang pernah merangkap sebagai manajer.

Seperti diketahui, Mochamad Iriawan mengatakan dirinya bakal menjadi manajer timnas U-19. Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri acara yang digelar Kemenpora. Hal ini ia lakukan untuk mematikan jalannya program persiapan timnas.

“Kami akan memaksimalkan arahan Presiden (Joko Widodo) dalam rapat internal lalu. Mengenai prestasi timnas, saya harus mengawalnya langsung,” ujar Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan.

“Sementara ini saya juga menjabat sebagai ketua bidang prestasi. Untuk sementara, saya juga sekaligus menjadi manajer (timnas). Saya ingin melihat dan memperhatikan mereka di lapangan,” imbuhnya.

Manuver ini kemudian disoroti pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly. Menurutnya, agresifnya gerak Iwan Bule ini terasa lucu baginya. Sebab, hal ini merupakan sebuah sejarah dalam dunia sepak bola.

“Dalam koridor sepak bola FIFA, ini mungkin yang pertama. Ada presiden federasi sepak bola, Exco, dan merangkap jabatan sebagi manajer timnas,” ujar Tommy Welly.

Tidak Lazim dalam Dunia Sepak Bola

Tommy Welly menyatakan bahwa tindakan Iwan Bule tersebut belum tentu melanggar aturan. Baginya, hal tersebut merupakan tindakan yang tidak lazim. Apalagi jika dirunut dari segi tugas, pokok, dan fungsi dalam struktur PSSI.

“Tindakan ini tentu menimbulkan ambiguitas. Bayangkan saja, Exco tugasnya membuat kebijakan sepak bola Indonesia. Policy sepak bola nasional dan juga termasuk timnasnya. Lalu yang melaksanakan kebijakan tersebut adalah perangkatnya,” ucap Tommy Welly.

Pengamat Sepak Bola Kritik Keputusan Mochamad Iriawan

“Exco itu tugasnya memberikan support sekaligus juga melakukan supervisi. Jadi, mereka nanti bakal menerima laporan pertanggungjawaban,” ujar Towel, sapaan akrabnya.

Hal yang Membingungkan

Towel ingin mengatakan bahwa tindakan Iwan Bule tersebut merupakan hal yang membingungkan. Sebab, rangkap jabatan tersebut dalam pelaksanaannya pasti menimbulkan masalah. Sehingga tidak ada good governance dalam sistem pengelolaannya.

“Nah, kalau seperti ini. bayangkan manajer timnas U-19 di Piala Dunia U-20 adalah Iwan Bule,” ucap Towel.

“Kemudian, Iwan Bule akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban performa timnas U-19. Ia akan menyampaikan laporannya kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Bagaimana, membingungkan kalau seperti ini,” lanjutnya.

Bagi Bung Towel, pembagian peran tersebut tentu harus dicermati. Pihak yang melakukan rangkap jabatan bisa saja melaksanakan perintah sekaligus mengawasi. Menurutnya, sistem seperti ini tentu bukanlah hal yang lumrah.

“Mungkin, ini sederhana. Tetapi ini sangat tidak lazim,” pungkasnya.

Pengamat Sepak Bola Kritik Keputusan Mochamad Iriawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top