Madura United Ragukan Rencana Kickoff Liga 1, Mengapa?

Madura United Ragukan Rencana Kickoff Liga 1, Mengapa?

Madura United mengutarakan keraguannya terhadap keputusan PT LIB. Bahkan, manajemen mengaku pesimis Liga 1 bisa digelar 1 Oktober mendatang. Sebab, grafik kasus Covid-19 di Indonesia tengah meningkat tajam. Hal ini dinilai bakal menjadi penghambat keluarnya izin pertandingan.

Sebelumnya, PT LIB telah memutuskan kickoff lanjutan Liga 1. Rencananya, pertandingan perdana lanjutan kompetisi tersebut digelar pada 1 Oktober. Agenda ini tercantum dalam surat PT LIB bernomor 224/LIB-COR/VII/2020.

Namun, keputusan ini ditanggapi sinis oleh Direktur Madura United, Haruna Soemitro. Ia mengaku ragu agenda tersebut bisa berjalan sesuai rencana. Apalagi, jika melihat situasi terkini pandemi Covid-19 di Indonesia.

Di Indonesia, grafik kasus positif Covid-19 tengah meningkat tajam. Penambahan angkanya mencapai 2.000 kasus perhari. Hingga Sabtu (11/7), jumlah kasusnya mencapai lebih dari 74 ribu. Sehingga wajar apabila Haruna Soemitro pesimis pertandingan bisa digelar 1 Oktober mendatang.

“Kalau melihat tren penambahan kasus perhari, angkanya justru sedang meningkat drastis,” ujar Haruna Soemitro.

“Saya justru pesimis mengenai eksekusi lanjutan liga tersebut. Yang jelas, harus dipantau situasi pandemi ini seperti apa,” imbuhnya.

Tunggu Izin Pemerintah

Oleh sebab itu, Haruna mengungkapkan klubnya tidak mau gegabah. Madura United terus melihat situasi terkini sebelum mengambil kebijakan. Selain itu, pihak klub juga masih menunggu lampu hijau dari pemerintah.

Haruna mengungkapkan, pihaknya memilih patokan izin dari lembaga independen. Kaitannya dengan Covid-19, ia menunggu rekomendasi dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Setelah mendapatkan rekomendasi, Madura United baru akan menentukan langkah.

“Pihak yang berwenang dan kompeten dalam pandemi ini (BNPB) belum mengeluarkan rekomendasi. Jadi, sama-sama kita tunggu saja bagaimana nanti,” beber pria yang juga anggota Exco PSSI ini.

Madura United Ragukan Rencana Kickoff Liga 1, Mengapa?

Maka dari itu, Madura United masih bergeming atas keputusan PT LIB. Menurut Haruna, masih banyak tahapan yang harus dilalui operator dan federasi. Yang paling utama tentu izin dan rekomendasi dari BNPB.

“Sekedar membuat rencana tentu boleh-boleh saja. Tapi masih banyak tahapan yang harus dilalui, khususnya rekomendasi dari BNPB,” tandas Haruna.

Hormati Keputusan PSSI dan PT LIB

Meski demikian, Haruna mengaku mendukung keputusan PSSI dan PT LIB. Sebagai anggota, Madura United menghormati semua kebijakan mengenai nasib kompetisi.

Bahkan, Madura United sendiri telah merubah sikapnya. Awalnya, Laskar Sapeh Kerrab bersikeras menolak lanjutan Liga 1. Manajemen beralasan bahwa lanjutan kompetisi bisa membahayakan keselamatan seluruh awak tim.

Namun, perubahan sikap ini tidak membuat manajemen bergegas melakukan persiapan. Sejauh ini, belum ada rencana latihan yang disampaikan oleh manajemen.

Madura United Ragukan Rencana Kickoff Liga 1, Mengapa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top