Klub Tuntut Subsidi Rp1 Miliar, Begini Jawaban Dirut PT LIB

Klub Tuntut Subsidi Rp1 Miliar, Begini Jawaban Dirut PT LIB

Kontestan Liga 1 menuntut kenaikan dana subsidi sebesar Rp1 Miliar. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat virtual yang digelar Jumat (17/7) lalu. Menanggapi permohonan tersebut, PT LIB meminta waktu untuk membicarakannya lebih lanjut.

Tuntutan tersebut diakui oleh Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Jailani. Menurutnya, permintaan tersebut disampaikan oleh seluruh kontestan Liga 1 2020.

“Kami minta subsidi itu kepada PT LIB minimal Rp1 Miliar. Semua klub Liga 1 juga mintanya begitu,” ujar Rahmat Jailani.

“Jadi, Rp1 Miliar itu dibayarkan tiap bulan. Seperti yang kemarin sudah diberikan dua kali itu,” imbuhnya menambahkan.

Seperti diketahui, PT LIB memang baru dua kali mendistribusikan dana subsidi. Yakni, untuk pembayaran bulan Maret dan bulan April 2020. Pendistribusian tersebut dilakukan setelah mendapatkan desakan dari PSSI.

Lebih lanjut, Rahmat menyatakan bahwa PT LIB meminta waktu perumusan. Sebab, hal tersebut berkaitan dengan pembiayaan dari sponsor kompetisi.

“PT LIB meminta waktu untuk merumuskan masukan klub tersebut. Mereka meminta waktu 10 hari kepada kami. Setelah itu, merakan memberikan kepastian bisa dimasukkan atau tidak,” tutur Rahmat.

Butuh Waktu Diskusi

Pernyataan Rahmat tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. Menurutnya, ia memang butuh waktu untuk melakukan pembahasan lebih lanjut. Untuk sekarang, pihak operator belum bisa memberikan kepastian.

“(Tuntutan kenaikan dana subsidi) itu sebagai masukan. Namun, hal itu perlu didiskusikan lagi,” ujar Akhmad Hadian Lukita.

Klub Tuntut Subsidi Rp1 Miliar, Begini Jawaban Dirut PT LIB

Akhmad Hadian mengatakan pihaknya kini harus berdiskusi dengan berbagai pihak. Sebab, nominal dana subsidi harus disesuaikan dengan biaya operasional lainnya. Selain itu, pihak sponsor juga harus mengetahui tuntutan klub tersebut.

“Kami perlu diskusi terlebih dahulu dengan berbagai pihak lainnya,” ujar alumnusi Intitut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Bakal Gelar Rapat Berikutnya

Oleh karena itu, PT LIB berencana menggelar rapat berikutnya. Rapat tersebut akan membahas seluruh tuntutan klub, termasuk dana subsidi. Selain itu, rapat tersebut juga akan membahas pematangan persiapan jelang bergulirnya kompetisi.

PT LIB membutuhkan waktu paling tidak 10 hari untuk merumuskan masukan klub. Artinya, agenda rapat berikutnya bakal digelar pada Senin (27/7) mendatang.

Terkait dana subsidi, PT LIB sebenarnya sudah sepakat menaikkan nominalnya. Dari hanya Rp520 juta per bulan menjadi Rp800 juta per bulan. Namun, pihak klub mengaku dana tersebut tidak cukup untuk menutup biaya operasional. Apalagi sisa laga Liga 1 bakal digelar tanpa penonton.

Klub Tuntut Subsidi Rp1 Miliar, Begini Jawaban Dirut PT LIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top