Klarifikasi Saddil Ramdani Soal Video Tarkam yang Viral

Klarifikasi Saddil Ramdani Soal Video Tarkam yang Viral

Saddil Ramdani yang merupakan bintang Bhayangkara FC dan Timnas Indonesia sedang ramai dibicarakan karena terlibat dalam pertandingan tarikan kampung (tarkam).

Maklum saja, warganet Indonesia cukup ‘tajam’ dan ‘licin’ jarinya jika bicara dalam hal mengomentari sesuatu di media sosial. Banyak warganet yang komentarnya adalah menyayangkan Saddil yang merupakan pemain profesional dan Timnas Indonesia bermain tarkam.

“Sebenarnya acara kemarin itu bukan Tarkam, tapi saya diajak kapten Indra Kahfi untuk turut meramaikan dan jadi bintang tamu. Jadi bukan niat main tarkam. Ternyata sampai di Bogor turun hujan dan tidak jadi main akhirnya kita pulang” kata Saddil.

“Saat mau jalan pulang, banyak orang yang merekam karena memang di sekitar ada banyak orang dan akhirnya viral,” tambah pemain asal Kendari itu.

Walau demikian viralnya, Saddil sadar bila hal ini merupakan kensekuensinya sebagai pemain profesional. Karena status profesional itulah, Saddil menjadi sorotan.

“Awalnya saya sempat berpikir kenapa hal seperti itu saja harus ramai. Ya, saya sadar juga karena saya adalah pemain profesional. Tapi jujur waktu itu saya cuma datang sebagai bintang tamu dan ikut ajakan senior saja. Saya tidak main juga pas di situ,” ujarnya.

“Kalau pun jadi itu kan hanya pertandingan pembukaan dan mainnya sama orang tua. Jadi lebih main have fun saja. Berhubung Liga 1 berhenti, hitung-hitung jaga kondisi jadi saya ikut saja. Tapi sekali lagi bukan main tarkam ya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Saddil tidak mau melanggar aturan dari klubnya, Bhayangkara FC yang tak membolehkan pemainnya tarkam.

“Saya kan punya klub dan sekrarang masih digaji juga sama klub. Tapi kalau acara fun game, diundang jadi bintang tamu, atau latihan buat jaga kondisi ya tidak apa-apa. Kecuali berharap (penghasilan) dari tarkam kemana saja ada dikejar,” tukasnya.

“Nanti kami akan main di Senayan lagi, kumpul lagi ada uji coba lagi Minggu depan. Hari Kamis nanti banyak pemain (profesional) yang ikut main.”

“Terus juga yang jadi masalah adalah komentar-komntar saya di instagram. Itu kan hanya bercanda dengan teman-teman. Saya lihat hikmahnya juga, mereka mungkin inginnya saya jangan seperti itu. Cuma kan alangkah baiknya yang kaya gitu dibesar-besarkan,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top