Kerap Gigit Pemain Lawan, Begini Alasan Luis Suarez

Kerap Gigit Pemain Lawan, Begini Alasan Luis Suarez

Luis Suarez merupakan predator tajam di lini depan. Akan tetapi, dia memiliki cerita unik sepanjang karirnya. Sang pemain dikenal dengan kebiasaannya mengigit lawan. Namun, sang pemain memiliki cerita tersendiri atas perilakunya tersebut.

Seperti diketahui, Luis Suarez menjadi pesepakbola profesional sejak 2005. Ia terkenal tajam di kotak penalti lawan. Bahkan hingga kini, dia telah mencetak 411 gol sepanjang karir.

Meski demikian, sang pemain juga dikenal suka menggigit lawannya. Sejumlah pemain bintang juga telah menjadi korban keganasan giginya. Mulai dari Otman Bakkal, Branislav Ivanovic, dan Girgio Chiellini. Sang pemain melakukan tersebut dikarenakan stres ketika berhadapan dengan mereka.

Dua nama terakhir merupakan pemain yang paling diingat Suarez. Sang pemain melakukan hal itu ketika Liverpool berhadapan dengan Chelsea pada tahun 2012/2013. Pada pertandingan tersebut, Liverpool kalah dengan skor 2-1 dari Chelsea.

Gigitan Pada Ivanovic

Sang pemain menggigit Ivanovic pada menit ke-66. Dia mengakui bahwa kesulitan melepaskan diri dari kawalan Ivanovic. Sehingga memutuskan untuk menggigitnya.

“Pada tahun 2013 saya menggigit Ivanovic. Pada pertandingan itu, kami harus mengalahkan Chelsea untuk menjaga peluang di Liga Champions,” kata Luis Suarez pada buku biografinya ‘Crossing The Line: My Story’.

“Pertandingan itu saya awali dengan sangat buruk. Saya memberikan Chelsea sebuah penalti usai melakukan handball. Ketika itu, saya merasakan bahwa kami sangat terluka,” imbuh Luis Suarez.

Kerap Gigit Pemain Lawan, Begini Alasan Luis Suarez

Pemain yang kini membela Barcelona tersebut kembali melakukan aksinya. Setelah setahun, Luis Suarez menggigit bek Timnas Italia, Giorgio Chiellini.

Ketika itu, keduanya dipertemukan pada pertandingan Piala Dunia 2014. Luis Suarez yang membela Uruguay berhadapan dengan Italia di Grup D.

Gigitan Kontroversial di Piala Dunia

Sang pemain merasa kesal, sehingga ia melakukan hal tersebut. Dia melakukannya pada menit ke 79. Aksinya tertangkap kamera ketika menggigit bahu Chiellini. Bek Italia tersebut langsung menunjukkan bekas gigitan Luis Suarez.

“Sebelum menggigit chiellini, saya memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Apabila Buffon tidak melakukan penyelamatan penyelamatan dan saya mencetak gol, pasti saya tidak akan melakukan apa-apa. Termasuk dengan menggigit chiellini.”

Sementara itu, pemain berusia 32 tahun tersebut mengakui perbuatannya. Menurutnya, apa yang ia lakukan adalah perilaku bodoh. Ia menyadari bahwa masih memiliki beberapa menit untuk dimainkan. Bahkan, beberapa menit itu masih bisa mengubah hasil pertandingan.

“Setelah pertandingan, jantung saya Berhenti Berdetak sejenak. Saya melihat ke belakang dan berkata dalam hati saya. ‘Bagaimana saya bisa berbuat sebodoh itu, waktunya masih tersisa 20 menit lagi,” jelas Luis Suarez.

 

Kerap Gigit Pemain Lawan, Begini Alasan Luis Suarez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top