Jelang Digulirkannya Liga 1, PT LIB Godok Dua Regulasi Baru

Jelang Digulirkannya Liga 1, PT LIB Godok Dua Regulasi Baru

PT Liga Indonesia Baru (LIB) tengah menggodok dua regulasi baru. Kedua regulasi tersebut adalah mengenai kuota pergantian pemain dan pemain muda. Namun, wacana ini masih dalam tahap pembahasan bersama PSSI.

Liga 1 2020 telah ditangguhkan sejak bulan Maret lalu. Namun, kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut bakal kembali digelar. Rencananya, laga perdana lanjutan kompetisi tersebut bakl dihelat 1 Oktober mendatang.

Setelah tujuh bulan dihentikan, PT LIB menilai harus ada penyesuaian. Penyesuaian ini telah disampaikan kepada perwakilan klub dalam rapat Jumat (17/7) lalu. Beberapa perubahan rencananya bakal diterapkan oleh operator Liga 1 tersebut.

Perubahan pertama adalah mengenai jatah pergantian pemain dalam satu pertandingan. Rencananya, setiap tim diperbolehkan memasukkan lima pemain pengganti dalam satu pertandingan. Namun, pergantian ini hanya boleh dilakukan dalam tiga kesempatan.

Regulasi ini diadopsi PT LIB dari berbagai Liga Eropa. Hampir seluruh kompetisi kasta teratas Eropa menggunakan regulasi tersebut. Peraturan ini juga telah disepakati FIFA dan International Football Assocation Board (IFAB).

Terapkan Regulasi Pemain U-20

Regulasi yang kedua adalah kuota pemain U-20 dalam sebuah pertandingan. Wacana ini merupakan isu lawas yang telah banyak dibicarakan sebelumnya. Regulasi ini diterapkan mengingat timnas Indonesia bakal bertarung di Piala Dunia U-20 2021.

Pada tahun 2021, Indonesia bakal menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia U-20. Hal ini membuat timnas Indonesia U-20 otomatis lolos ke fase grup turnamen tersebut. PSSI juga menargetkan agar timnas U-20 mampu lolos dari fase grup.

Jelang Digulirkannya Liga 1, PT LIB Godok Dua Regulasi Baru

Untuk itu, persiapan harus segera dilakukan sesegera mungkin. Guna memuluskan persiapan, berbagai regulasi anyar digagas. Salah satunya adalah dengan memberikan jatah pemain U-20 dalam pertandingan Liga 1. Peraturan ini dapat memberikan jam terbang yang proporsional kepada pemain muda.

Masih dalam Tahap Pembahasan

Wacana penerapan dua regulasi tersebut dibenarkan Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama PSSI dan kontestan Liga 1.

“Rencana memang seperti itu. Namun, detailnya masih akan dibahas bersama dengan PSSI dan 18 klub Liga 1,” ujar Akhmad Hadian Lukita, Minggu (19/7).

Untuk regulasi pemain muda sendiri juga masih menunggu pertimbangan Shin Tae-yong. Regulasi ini harus disesuaikan dengan program pemusatan pelatih timnas U-19 tersebut.

Apalagi, kini Shin Tae-yong juga masih berada di Korea Selatan. Kabarnya, ia baru akan kembali ke Indonesia pekan depan. Ia dijadwalkan untuk memimpin pemusatan latihan timnas Indonesia U-19.

Jelang Digulirkannya Liga 1, PT LIB Godok Dua Regulasi Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top