Jawa Timur Zona Merah, Persela Lamongan Pindah Markas?

Jawa Timur Zona Merah, Persela Lamongan Pindah Markas?

Jawa Timur merupakan salah satu episentrum penularan virus Corona. Hal ini membuat Persela Lamongan berniat untuk pindah markas. Opsi ini dinilai sebagai pilihan yang bijak. Sebab, keselamatan seluruh elemen klub harus menjadi prioritas utama.

Rencana ini disampaikan langsung oleh pelatih Persela, Nil Maizar. Ia juga meminta semua pihak untuk memantau kondisi Covid-19. Apalagi, kini Jawa Timur merupakan zona merah penyebaran virus Corona.

Oleh sebab itu, Nil Maizar tak memungkiri rencana untuk pindah markas. Pilihan ini diambil untuk menghindari kemungkinan ditolaknya izin menggelar pertandingan. Selain itu, keselamatan seluruh awak tim juga menjadi bahan pertimbangan.

“Kalau ini, kami harus mendahulukan keselamatan dan kesehatan pemain,” ujar Nil Maizar.

“Kalau zona merahnya di situ (Jatim), dan kami dilarang main di Jawa Timur, kami harus pindah. Jadi kami tidak boleh membantah. Karena kami mementingkan kesehatan pemain juga,” imbuh pelatih asal Payakumbuh, Sumatra Barat, tersebut.

Senada dengan Surat PT LIB

Pernyataan Nil Maizar ini senada dengan surat yang dikeluarkan PT LIB. Seluruh tim asal Pulau Jawa diperbolehkan memilih markasnya masing-masing. Namun, apabila kandangnya berada di kawasan zona merah, maka diminta pindah untuk sementara waktu.

PT LIB juga telah mengirimkan surat tersebut kepada klub. Operator Liga 1 ini bakal menunggu kepastian homebase ini hingga tanggal 15 Juli. Artinya, Persela hanya memiliki waktu dua hari untuk menentukan pilihannya.

Jawa Timur Zona Merah, Persela Lamongan Pindah Markas?

Latihan Dimulai Bulan Agustus

Lebih lanjut, Nil Maizar juga membeberkan hasil komunikasinya dengan manajemen. Ia menyatakan bahwa manajemen setuju latihan dimulai bulan Agustus.

“Kalau saya sih sudah berkomunikasi dengan manajemen. Apalagi kompetisi dimulai tanggal 1 Oktober. Rencana kemarin kami mulai di pertengahan Agustus,” ujar mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Rencana ini mendapatkan sambutan positif dari punggawa Persela, Novan Setya Sasongko. Ia mengaku tidak sabar untuk segera berlatih berlatih bersama. Menurutnya, berlatih bersama-sama memiliki suasana yang berbeda dibanding latihan mandiri.

“Kalau latihan bersama, jelas lebih terprogram polanya. Dan tentu lebih semangat juga karena bareng rekan setim,” ujar Novan Setya Sasongko, Minggu (12/7).

Untuk menjaga kebugaran fisiknya, Novan mengaku melaksanakan latihan secara rutin. Ia juga mengatakan tidak ada latihan khusus yang dilakukannya.

“Saya latihannya seperti biasa saja. Paling ya conditioning saja,” ujar mantan pemain Persebaya Surabaya ini.

Terkait lanjutan Liga 1 2020, Novan juga menyambut dengan antusias. Ia mengaku rindu dengan atmosfer panas khas sepak bola Indonesia.

Jawa Timur Zona Merah, Persela Lamongan Pindah Markas?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top