BerandaEuro 2020EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup F

EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup F

Dalam rangka menyambut pagelaran Euro 2020 yang akan dipentaskan sebentar lagi, mari kita bahas kekuatan dari grup tersulit di turnamen ini.

Grup F berisikan juara dunia 2018 Prancis, beserta juara bertahan Euro 2016, dan juara dunia 2014 Jerman, selagi Hungaria juga terbilang sebagai tim yang punya kemampuan untuk memberi kejutan.

Jerman

Der Panzer bakal ditinggal pelatihnya sebentar lagi, Joachim Low. Itu mungkin sudah sedikit lebih telat, mengingat performa mereka yang buruk belakangan, namun Low memiliki kapabilitas untuk memberi kesuksesan bagi Jerman.

Dari turnamen-turnamen terakhir yang diikuti oleh Jerman belakangan, Die Mannschaft kerap dipermalukan, seperti tersisih di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018. Sedangkan dari laga-laga teranyar, mereka dihempaskan oleh Spanyol dengan skor 0-6, selagi takluk di tangan Makedonia Utara dengan skor 1-2 dalam jeda internasional sebelumnya pada bulan Maret lalu.

Jerman masih memiliki skuat yang luar biasa. Mereka bahkan boleh dibilang memiliki lini tengah terbaik di turnamen ini, dengan berisikan Joshua Kimmich, Toni Kroos, Leon Goretzka, dan Ilkay Gundogan.

Di sektor lini serang Thomas Muller baru kembali setelah absen lebih dari dua tahun, namun yang merisaukan ada di sisi pertahanan, terlepas adanya Manuel Neuer yang masih tetap gemilang meski sudah veteran.

Jerman hari ini mungkin bukanlah tim favorit untuk memenangkan turnamen Euro 2020, namun tampil dengan gemilang dan meninggalkan tim yang solid untuk pewaris Low, Hansi Flick, akan menjadi satu hal yang penting.

Prancis

Les Blues memiliki skuat terbaik di pentas internasional. Kali ini, mereka memiliki kesempatan untuk mengulang nostalgia pada tahun 2000 ketika mereka mengawinkan gelar Piala Dunia dan Euro.

Didier Deschamps ada di sana sebagai pemain dan tahun ini, ia akan berusaha mengulang pencapaiannya sebagai pelatih. Jika berhasil, maka ia akan menjadi pelatih pertama yang mengawinkan kedua gelar.

Prancis memiliki lini tengah yang tangguh dengan N’Golo Kante dan Paul Pogba menjadi mesin utamanya, selagi di lini serang, mereka diperkuat lagi oleh Karim Benzema yang sudah absen selama enam tahun terakhir.

Kepemimpinan Hugo Lloris tak perlu lagi diragukan di bawah mistar, selagi bek tengah berpengalaman Raphael Varane bisa diduetkan dengan bintang-bintang muda seperti Jules Kounde, Presnel Kimpembe, atau Clement Lenglet.

Portugal

Selecao das Quinas bakal melakoni turnamen Euro pertamanya sebagai juara bertahan, dan mereka memiliki tim yang lebih kuat ketimbang lima tahun lalu.

Pelatih Fernando Santos masih mengandalkan permainan yang tangguh, meskipun memiliki lini serang yang mewah, namun mereka boleh optimistis dengan kans mereka untuk mempertahankan gelar juara tahun ini.

Portugal memiliki Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Diogo Jota, dan Ruben Dias yang tampil gemilang bersama timnya masing-masing di Premier League pada musim lalu.

Sedangkan Cristiano Ronaldo kembali memberi bukti ketajamannya dengan meraih gelar top skor Serie A dengan torehan 29 gol, meskipun Juventus sedang tampil buruk.

Di bangku cadangan, Santos memiliki para pemain seperti Andre Silva dan Joao Palhinha yang telah melalui musim dengan gemilang.

Portugal memiliki kans untuk mengulang kesuksesan Spanyol pada sembilan tahun lalu, ketika berhasil mempertahankan trofi Euro. Namun target mereka seharusnya adalah semifinal.

Hungaria

Hungaria sebenarnya merupakan tim muda yang penuh kejutan, dengan diperkuat oleh Dominik Szoboszlai, pemain bintang Red Bull Salzburg yang kemudian pindah ke RB Leipzig pada Januari lalu.

Namun sayang, sang penyerang sayap belum pernah tampil untuk klub raksasa Jerman itu karena mengalami cedera, dan karena itu, ia bakal absen di turnamen musim panas ini.

Kendati begitu, Peter Gulacsi dan Willi Orban masih membuktikan kapabilitasnya dengan menciptakan salah satu pertahanan terbaik di Bundesliga bersama RB Leipzig.

Hungaria tampil dengan cukup baik di UEFA Nations League, dengan berhasil meraih tiket promosi ke Liga A, dan mereka juga memiliki beberapa pemain seperti Adam Nagy, Rolland Sallai, dan Adam Szalai.

Lima tahun lalu, mereka tampil mengejutkan di Euro 2016 dengan menjuarai grup yang berisikan Portugal, yang akhirnya keluar sebagai juara. Jadi elemen kejutan itu masih ada, dan dengan adanya tiket untuk peringkat ketiga terbaik, mereka boleh berharap untuk melaju ke babak gugur lagi.

EURO 2020: Analisis Peta Kekuatan Grup F
Leonardo Sukamto
Love to cycling, movie enthuasiast, football addict.
Berita Bola Serupa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini