Djanur Tak Masalah Barito Putera Bermarkas di Yogyakarta

Djanur Tak Masalah Barito Putera Bermarkas di Yogyakarta

Lanjutan Liga 1 rencananya bakal difokuskan di pulau Jawa. Terkait wacana tersebut, Djajang Nurdjaman mengaku tidak punya masalah. Pelatih Barito Putera ini setuju tim asuhannya bermarkas di Yogyakarta.

Wacana memusatkan liga di Jawa terlontar dari mulut Mochamad Iriawan. Ketua Umum PSSI ini juga telah menjelaskan alasannya memilih Yogyakarta. Ia mengaku mendapatkan bantuan hotel gratis yang bisa digunakan tim luar Jawa.

“Persiraja, Borneo FC, Barito Putera, Persipura, dan PSM Makassar akan difkuskan di Yogyakarta,” ujar Mochamad Iriawan.

“Ada teman dari Yogyakarta yang punya lima hotel. Saya minta gratis saja, beliau kemudian setuju. Nanti juga sekalian makannya ditanggung,” imbuh Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan.

Yogyakarta Mempunyai Fasilitas Mumpuni

Menanggapi rencana tersebut, Djajang Nurdjaman mengaku tidak ada masalah. Bagi Djanur, sapaan akrabnya, fasilitis di Yogyakarta terbilang sangat mumpuni. Hal ini tentu akan membantu Barito Putera fokus menjalani sisa musim 2020 ini.

“Buat Barito, hal ini bukanlah masalah. Sebab, Yogyakarta merupakan kota yang representatif. Banyak stadion dan lapangan yang memudahkan kami menggelar latihan.

Fasilitas sepak bola di Yogyakarta bisa dibilang sangat lengkap. Terdapat tiga stadion yang bisa digunakan untuk menggelar pertandingan. Ketiganya adalah Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Sultan Agung Bantul, dan Stadion Mandala Krida.

Djanur Tak Masalah Barito Putera Bermarkas di Yogyakarta

Selain itu, ada juga fasilitas latihan kelas satu di Yogyakarta. Yakni, lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Lapangan tersebut sering digunakan timnas Indonesia untuk menggelar pemusatan latihan.

Persiapkan Program Latihan

Menurut Djanur, ada hal yang lebih penting dari wacana tersebut. Ia saat ini sedang fokus mempersiapkan program latihan tim. Ia mengingkan adanya rencana strategis untuk menyambut lanjutan liga.

Lebih lanjut, Djanur juga membocorkan sedikit rahasia program latihannya. Eks pelatih Persib ini ingin menggelar latihan pada akhir Juli atau awal Agustus. Waktu tersebut dinilai ideal andai Liga 1 digelar mulai bulan September.

“Kita sudah siap jika Liga 1 bakal kembali digelar. Kalau memang dimulai September, kami mulai latihan akhir Juli atau awal Agustus,” kata Djanur.

Djanur mengaku sudah siap menjalankan segala keputusan yang nantinya diambil. Ia menghormati keputusan tersebut dan memahami kondisi yang ada.

“Meski belum ada jawaban resmi, ini sudah bagus. Walaupun nanti dijalankan dengan protokol dan tanpa penonton, kami siap menjalani itu,” imbuhnya.

Hingga detik ini, belum ada keputusan resmi terkait kompetisi. PSSI masih berencana untuk menggelar rapat anggota Exco PSSI. Usai rapat tersebut, baru akan jelas bagaimana nasib lanjutan kompetisi.

Djanur Tak Masalah Barito Putera Bermarkas di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top