Derita Luka Jovic Diperburuk Hukuman Penjara

Derita Luka Jovic Diperburuk Hukuman Penjara

Warta yang beredar di Serbia menyebutkan bahwa Luka Jovic berpotensi dipenjara, setelah melanggar protokol kesehatan COVID-19.

Sang striker baru dipulangkan dari Real Madrid ketika kompetisi ditangguhkan pada bulan Maret lalu akibat pandemi virus corona.

Namun setibanya di Belgrade, pemain berusia 22 tahun ini tidak mematuhi aturan kesehatan, karena tetap keluar ke keramaian , dan kini perbuatannya dianggap sebagai tindakan kriminal.

Dengan demikian, menurut surat kabar lokal Tanjug, Jovic terancam dihukum penjara selama enam bulan, yang semakin menambah derita dalam kariernya.

Sejak tiba dari Eintracht Frankfurt pada musim panas tahun 2019 lalu, Jovic kesulitan menemukan performa terbaiknya, lantaran hanya mampu mencetak gol di musim debutnya bersama Los Blancos.

Kini, berdasarkan aturan hukum di Serbia, tuntutan dari jaksa hanya memerlukan konfirmasi dari hakim untuk memenjarakan Jovic. Hal itu, kabarnya , akan terjadi pada hari Jumat (23/10) ini waktu setempat.

Namun demikian, sang striker tim nasional Serbia tersebut bisa mengurangi hukumannya jika membayar denda sebesar 30 ribu euro, atau sekitar 521 juta rupiah, berdasarkan keterangan kepada RTS.

Untuk diketahui, Real Madrid akan segera bertandang ke Camp Nou untuk menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico jilid pertama di La Liga musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top