Braif Fatari Tolak Beberapa Klub Sebelum Gabung Persija

Braif Fatari Tolak Beberapa Klub Sebelum Gabung Persija

Braif Fatari menceritakan alasannya memilih bergabung dengan Persija Jakarta. Pemuda asal Papua ini mengaku terpikat karena keseriusan tim Macan Kemayoran. Oleh karena itu, ia mengaku berani menolak pinangan klub lain.

Braif Fatari resmi bergabung dengan Persija sejak 29 Mei 2019. Ia diikat tim Macan Kemayoran dengan kontrak jangka panjang. Ia bakal menjadi bagian skuad Persija hingga tiga tahun mendatang.

Bakat Braif Fatari memang cukup menonjol dibandingkan dengan pemain muda lainnya. Apalagi saat dirinya usai menjalani program Garuda Select di Inggris. Hingga kini, pemain kelahiran Sorong ini selalu menjadi langganan timnas usia muda.

Yang terbaru, Braif Fatari juga kembali dipanggil Shin Tae-yong. Ia bakal mengikuti pemusatan latihan bersama timnas U-19 di Jakarta. Potensi ini cukup menjelaskan mengapa Persija cukup tertarik kepadanya.

Namun, Braif mengaku sempat bimbang sebelum memilih tim Ibu kota tersebut. Pasalnya, ada beberapa klub lain yang juga meminangnya.

“Saya sebelumnya sudah diincar beberapa klub lain. Baik saat sebelum saya terbang ke Inggris, maupun setelah ikut Garuda Select,” ujar Braif sebagaimana dilansir situs resmi Persija.

Ada Peran Sudirman

Namun, Braif mengakui Persija merupakan klub yang paling serius. Ia juga menyebut nama Sudirman dalam proses transfernya. Menurutnya, asisten pelatih Persija tersebut memiliki andil yang cukup besar.

“Persija merupakan klub yang paling serius menginginkan saya. Saya ingat, waktu itu coach Jenderal (Sudirman) selalu menghubungi saya. Kami berkomunikasi sejak saya belum menandatangani kontrak,” tutur Braif Fatari.

Braif Fatari Tolak Beberapa Klub Sebelum Gabung Persija

Lebih lanjut, Braif mengaku tidak menyesal memilih bergabung dengan Persija. Ia menilai keputusan tersebut merupakan pilihan yang tepat. Ia mendapatkan banyak pengalaman baru di karir profesional pertamanya tersebut.

“Persija menjadi klub yang sangat tepat bagi saya. Di sini, saya mendapatkan pengalaman baru untuk karir profesional pertama saya,” ungkap gelandang berusia 18 tahun tersebut.

“Saya juga diterima dengan baik di sini. Para pemain senior sering memberikan saya saran dan masukan,” imbuhnya.

Siap Bekerja Keras

Di Persija, Braif memiliki harapan untuk menembus skuad utama. Untuk itu, ia mengaku siap untuk bekerja keras. Ia siap bersaing memperebutkan satu tempat di lini tengah klub asuhan Sergio Farias tersebut.

“Tantangan tersendiri bagi saya untuk bisa berkarir jauh dari rumah. Saya berharap agar bisa menembus tim utama Persija,” pungkasnya.

Kini, Braif Fatari masih berusia 18 tahun. Ia cukup berpotensi tampil dalam ajang Piala Dunia U-20 2021. Saat ini, proses seleksi tengah digelar oleh sang pelatih, Shin Tae-yong.

Braif Fatari Tolak Beberapa Klub Sebelum Gabung Persija

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top