Borneo FC Tidak Mau Selamanya Bermarkas di Yogyakarta

Borneo FC Tidak Mau Selamanya Bermarkas di Yogyakarta

Borneo FC sudah legowo untuk pindah markas ke Yogyakarta. Namun, pihak klub berharap keputusan ini hanya bersifat sementara. Ketika kondisi berjalan normal, mereka ingin kembali bermarkas di Samarinda.

Seperti diketahui, lanjutan liga bakal dipusatkan di Pulau Jawa. Semua klub yang berasal dari luar Jawa bakal pindah markas ke Yogyakarta. Hal ini sesuai dengan keputusan yang dikeluarkan PT LIB.

Menanggapi regulasi tersebut, Borneo FC mengaku tidak ada masalah. Hal ini disampaikan oleh Presiden klub, Nabil Husein. Ia mengaku sudah legowo untuk pindah markas ke Yogyakarta.

Nabil Husein memahami alasan pemusatan laga di Jawa tersebut. Ia menilai keputusan tersebut merupakan pilihan yang paling baik. Semua klub tak perlu melakukan perjalanan jauh saat melakoni laga tandang. Dengan begitu, keselamatan semua elemen tim bisa terjaga.

Kendati demikian, Nabil berharap keputusan tersebut hanya berlaku untuk sementara. Ketika keadaan kembali normal, laga tak perlu lagi dipusatkan di Jawa. Ia berharap timnya bisa kembali bermarkas di Samarinda dalam keadaan normal.

“Mudah-mudah pemusatan laga di Pulau Jawa ini hanya bersifat sementara. Sehingga tim yang menjadi musafir bisa kembali ke daerahnya masing-masing (saat kondisi kembali normal),” ujar Nabil sebagaimana dilansir laman resmi klub.

Tidak Permasalahkan Penunjukan Yogyakarta

Lebih lanjut, Nabil juga tidak mempermasalahkan penunjukan Yogyakarta sebagai pilihan markas. Menurutnya, Yogyakarta memiliki infrastruktur yang mumpuni untuk menggelar pertandingan. Mulai dari stadion yang representatif, hingga fasilitas latihan yang memadai.

Dengan demikian, Nabil menilai penunjukan Yogyakarta adalah keputusan yang tepat. Selain itu, ia mengaku sudah sering menggelar persiapan di Kota Gudeg. Sehingga ia merasa cukup familiar dengan kondisi Yogyakarta.

Borneo FC Tidak Mau Selamanya Bermarkas di Yogyakarta

“Kami sering melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Cukup banyak lapangan latihan yang bisa digunakan di sana,” kata Nabil.

Bermarkas di Stadion Maguwoharjo

Borneo FC sendiri juga sudah memilih Stadion Maguwoharjo sebagai markas. Manajemen beralasan bahwa markas PSS Sleman tersebut memiliki kualitas yang baik. Hal tersebut membuat manajemen tidak kesulitan untuk menentukan pilihan.

Selain dengan PSS, Borneo FC nantinya bakal berbagi markas dengan dua tim lainnya. Keduanya adalah Persiraja Banda Aceh dan Barito Putera. Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Panpel PSS, Tri Mulyanta.

“Mulai Borneo FC, Persiraja, dan Barito Putera. Kami mendapatakan kabar tersebut saat rapat dengan PT LIB,” ujar Tri Mulyanta mengenai klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo.

“Saat ini masih menunggu kelanjutannya dari klub-klub tersebut. Karena belum ada komunikasi dengan panpel lokal Sleman,” imbuhnya.

Borneo FC Tidak Mau Selamanya Bermarkas di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top