Beto Goncalves Ingin Klubnya Dukung Lanjutan Liga 1 2020

Beto Goncalves Ingin Klubnya Dukung Lanjutan Liga 1 2020

Beto Goncalves mengomentari keputusan klubnya, Madura United, terkait lanjutan liga. Ia bersikap kontradiktif dengan keputusan manajemen yang menolak liga dilanjutkan. Pemain naturalisasi ini menginginkan agar klubnya memikirkan nasib pemain.

Beto menilai bahwa absennya kompetisi sungguh menyiksa para pemain. Selama tiga bulan terakhir, pemain telah kehilangan sumber pendapatannya. Sehingga lanjutan kompetisi bakal menjadi angin segar bagi pemain.

“Kami semua pemain sedih. Kami butuh kerja dan bermain bola lagi. Kami sudah rindu,” ujar pria bernama lengkap Alberto Goncalves da Costa ini.

“Kalo memang liga dilanjutkan, kami juga ingin ikut bermain,” imbuhnya.

Tidak Setuju dengan Keputusan Klub

Beto juga tidak sependapat dengan keputusan Madura United. Ia berharap manejemen klub juga memahami nasib para pemain. Sehingga keputusan yang diambil tidak merugikan salah satu pihak.

Dalam pengambilan keputusan, Beto menginginkan semua aspek dijadikan pertimbangan. Agar nantinya, keputusan tersebut tidak menimbulkan polemik.

Kini Beto masih menantikan solusi dari manajemen Madura United. Ia juga berharap agar manajemen bersedia merubah keputusannya. Ia sendiri mengaku sedih andai manajemen tetap bersikukuh pada pendiriannya.

“Saya sendiri sedih kalau Madura tidak ikut lanjutan liga. Saya pribadi sangat rindu untuk bermain bola lagi,” ujar eks pemain Sriwijaya FC tersebut.

Beto Goncalves Ingin Klubnya Dukung Lanjutan Liga 1 2020

“Semoga mereka (manajemen Madura United) mempunyai solusi untuk masalah ini. Mungkin mereka juga bisa berubah pikiran agar mau mengikuti lanjutan kompetisi,” imbuhnya.

Tolak Kompetisi Demi Keselamatan

Madura United memang menjadi pihak yang menolak lanjutan kompetisi. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Madura United, Haruna Soemitro. Ia menilai kesehatan dan keselamatan semua orang harus didahulukan. Ia juga mengaku siap menerima segala risiko yang bakal menimpanya.

“Madura United akan absen andai liga tetap dilanjutkan. Kami akan menanggung segala risiko dari keputusan yang kami ambil. Menurut kami, keselamatan dan kesehatan semua pihak adalah segalanya,” ujar Haruna Soemitro.

Haruna menyatakan bahwa melanjutkan kompetisi bukan pilihan yang bijak. Banyak risiko yang harus ditanggung dalam keputusan tersebut. Ketidakpastian virus dan adanya mobilitas manusia tentu menjadi ancaman. Sehingga mengancam keselamatan masyarakat dalam skala yang lebih besar.

“Lebih rumit, njlimet, dan berat untuk menghitung risiko melanjutkan kompetisi. Di tengah ketidakpastian Covid-19, melanjutkan kompetisi tentu berbahaya. Risiko kontrol terhadap mobilitas orang akan mengancam keselamatan banyak pihak,” tegas Haruna.

Menurut Haruna, permasalahan menjadi ringan apabila liga dihentikan. Sebab, klub tidak bisa memfasilitasi kegiatan yang mengancam nyawa.

Beto Goncalves Ingin Klubnya Dukung Lanjutan Liga 1 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top