Belum Ada Surat BNPB, Persebaya Enggan Ikuti Lanjutan Liga

Belum Ada Surat BNPB, Persebaya Enggan Ikuti Lanjutan Liga

Rapat virtual yang diselenggarakan PT LIB belum memuaskan Persebaya Surabaya. Sebab, belum ada surat rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah. Akibatnya, manajemen tim Bajul Ijo enggan berpartisipasi dalam lanjutan kompetisi.

PT LIB telah menggelar rapat virtual dengan klub, Jumat (17/7). Rapat tersebut diagendakan untuk menyampaikan rincian persiapan menggelar kompetisi. Selain itu, klub juga diberikan kesempatan menyampaikan masukan dalam rapat tersebut.

Namun, Persebaya menilai masih ada kejanggalan dalam hasil rapat. Ada beberapa poin yang dianggap kurang konkret oleh perwakilan klub. Yang paling disoroti manajemen adalah belum adanya surat rekomendasi dari pemerintah.

Hal ini diutarakan oleh manajer Persebaya, Candra Wahyudi. Surat rekomendasi tersebut seharusnya dikeluarkan oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Saat ini, BNPB bertindak sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Mereka (PT LIB dan PSSI) belum berkoordinasi dengan BNPB terkait perkembangan Covid-19,” ujar Candra Wahyudi.

Menurut Candra Wahyudi, rekomendasi dari BNPB merupakan hal yang penting. Rekomendasi tersebut merupakan lampu hijau dari pemerintah atas rencana melanjutkan kompetisi.

Sudah Berkoordinasi dengan BNPB

Oleh karena itu, Persebaya telah menjalin komunikasi dengan BNPB. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kami di Persebaya sudah bertemu dengan Kepala BNPB, Doni Monardo. Kami telah mendapatkan gambaran situasi perkembangan Covid-19 di Indonesia,” ungkap Candra Wahyudi.

Candra juga mempertanyakan terkait standar protokol kesehatan yang digunakan. Menurutnya, ada beberapa poin yang masih rancu. Banyak hal yang belum jelas teknis pelaksanaannya saat kompetisi bergulir.

Belum Ada Surat BNPB, Persebaya Enggan Ikuti Lanjutan Liga

“PT LIB menyiapkan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya kewajiban melakukan tes swab untuk seluruh personel klub. Tes ini harus dilakukan dalam 14 hari sekali,” tutur Candra.

“Tapi, teknis pelaksanaannya belum jelas. Selain itu, siapa yang akan menanggung biayanya,” imbuhnya.

Tidak Ada Hasil Akhir

Lebih lanjut, Candra juga mengungkapkan hasil rapat virtual dengan PT LIB. Ia menuturkan tidak ada hasil final dalam rapat tersebut. Sebab, pihak operator meminta waktu untuk mengakomodir masukan klub.

“PT LIB berjanji akan membahas seluruh masukan perwakilan klub. Mereka akan menggelar rapat tatap muka secara langsung. Mereka meminta waktu maksimal hingga 10 hari mendatang,” ujar pria yang juga mantan jurnalis tersebut.

Sebagaimana diketahui, Liga 1 bakal kembali digelar 1 Oktober mendatang. Seluruh pertandingan nantinya akan dipusatkan di Pulau Jawa. Namun, masih banyak kendala sebelum laga perdana resmi digelar. Mulai dari izin pertandingan, hingga kepastian jadwal pertandingan.

Belum Ada Surat BNPB, Persebaya Enggan Ikuti Lanjutan Liga
Cindy

Cindy

Dari kecil saya paling akrab sama Papa. Dan Ayah ku itu gemar sekali sama olahraga sepakbola. Jadinya ya aku sedikit banyak, tau banget lah soal sepak bola. Dan ketemu Rebecka, jadi punya ide buat bikin website berita sepak bola sendiri buat nyalurin hobi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top