Begini Cara PSSI Pantau Pemain Keturunan

Begini Cara PSSI Pantau Pemain Keturunan

Ada cara yang digunakan PSSI untuk mendapatkan pemain keturunan untuk Timnas Indonesia U19. Hal tersebut diungkapkan Indra Sjafri selalu Direktur Teknik PSSI.
“Dari semua informasi yang kami dapat kurang lebih ada 40 nama. Kemudian kami verifikasi lewat CV (curiculum vitae) dan tersaring 30 pemain,” kata Indra Sjafri dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (17/11).
Nantinya pemain terpilih bakal masuk dalam daftar tim divisi legal PSSI. Hal ini bertujuan untuk mengecek adminstrasi untuk kelanjutannya di Timnas Indonesia U19. Meski demikian, Indra masih belum mau menyebutkan nama-nama pemain yang dimaksud.
Selain itu, Indra juga menegasan bila pemilihan pemain merupakan sepenuhnya hak mutlak dari pelatih Shin Tae-yong.
“Dari situ dilihat mana yang paling memungkinkan memenuhi persyaratan FIFA dan Undang-Undang Nomor 12 (Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia). Setelah itu kami lihat videonya dan kami dapatkan sembilan pemain,” tutur Indra.
Sebelumnya sudah ada pemain keturunan yang dicoba saat TC di Kroasia. Mereka adalah Kelana Mahesa dan Luah Mahesa yang merupakan blasteran Indonesia-Jerman.
“Yang masuk Kelana dan satu lagi (Luah) tidak masuk. Tujuh lagi nanti akan di tes. Makanya kemarin kami minta TC di Belanda, supaya cepat anak-anak itu bergabung karena mereka ada di Belanda,” tutur pelatih asal Sumatera Barat itu.
Kini, PSSI sudah mendapatkan dua pemain keturunan lain yang telah mengikut TC bersama Timnas U-19 sebelumnya. Keduanya yakni pemain keturunan Inggris-Indonesia, Elkan Baggott dan Jack Brown.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top