Beda Pilihan Markas Tim Ibu Kota, Persija dan Bhayangkara

Beda Pilihan Markas Tim Ibu Kota, Persija dan Bhayangkara

Persija Jakarta dan Bhayangkara FC memutuskan pilihan markas yang berbeda. Manajemen Persija memutuskan untuk bermarkas di luar Jakarta. Sedangkan kubu Bhayangkara FC memilih untuk tetap bermarkas di Ibu kota.

Seperti diketahui, saat ini DKI Jakarta masih menjadi epicentrum penyebaran Covid-19. Kurva kasus positif virus Corona di Ibu kota juga terus meningkat. Problem ini tentu menjadi pertimbangan dua tim asal Ibu kota. Yakni, Persija dan Bhayangkara FC.

Tetap Bermarkas di Stadion PTIK

Bhayangkara FC memutuskan untuk tetap bermarkas di Stadion PTIK, Jakarta Selatan. Kepastian ini disampaikan oleh Chief Operating Officer Bhayangkara FC, Kombes Pol Sumardji. Ia menegaskan klubnya tidak akan beranjak dari markas kebesarannya tersebut.

Artinya, seluruh pertandingan sisa Bhayangkara FC di Liga 1 bakal dimainkan di Stadion PTIK. Kondisi DKI Jakarta yang menjadi epicentrum Covid-19 tidak memengatuhi keputusan manajemen.

“Kalau untuk stadion, kami tidak akan pindah. Yang pasti, kami hanya akan menggunakan Stadion PTIK saja,” ujar Sumardji.

Beda Pilihan Markas Tim Ibu Kota, Persija dan Bhayangkara

Persija Bakal Menjadi Tim Musafir

Pilihan berbeda diambil klub Ibu kota lainnya, Persija Jakarta. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut memilih Kabupaten Bantul sebagai markas. Artinya, di sisa musim ini, Persija bakal menjadi tim msafir.

Pilihan ini disampaikan oleh Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus. Ia mengatakan bahwa sangat riskan untuk tetap bermarkas di Jakarta. Oleh sebab itu, manajemen memutuskan bermarkas di Stadion Sultan Agung, Bantul.

“Bermain di Jakarta dengan kondisi Covid-19 yang belum stabil menjadi beban yang berat. Apalagi extraordinary competition ini terbilang singkat. Hanya berdurasi kurang dari enam bulan dengan sisa 32 pertandingan,” ujar Ferry Paulus, Minggu (19/7).

Menurut Ferry Paulus, memilih SSA sebagai markas dianggap opsi ideal. Ia menilai banyak fasilitas yang akan mendukung persiapan Persija. Maka dari itu, ia yakin klubnya bakal mendapatkan hasil maksimal.

“Kami telah memilih Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai markas kami. Saya kira banyak fasilitas pendukung di sana. Dan pemain juga cukup bersemangat. Jadi, kami yakin bisa mengarungi kompetisi dengan raihan positif,” ungkap Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menuturkan timnya akan memulai latihan pada Agustus mendatang. Namun, ia belum memastikan lokasi latihan. Apakah langsung di Yogyakarta, atau di berlatih di Jakarta terlebih dahulu.

Pilihan untuk bermarkas dianggap pilihan tepat bagi Persija. Apalagi, banyak juga klub yang bakal bermarkas di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kondisi ini tentu akan menguntungkan tim Macan Kemayoran. Sebab, dengan bermarkas di Bantul, biaya transportasi tentu bisa sedikit ditekan.

Beda Pilihan Markas Tim Ibu Kota, Persija dan Bhayangkara
Cindy

Cindy

Dari kecil saya paling akrab sama Papa. Dan Ayah ku itu gemar sekali sama olahraga sepakbola. Jadinya ya aku sedikit banyak, tau banget lah soal sepak bola. Dan ketemu Rebecka, jadi punya ide buat bikin website berita sepak bola sendiri buat nyalurin hobi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top