Bayu Gatra Tuntut PSM Makassar untuk Bereskan Kontrak

Bayu Gatra Tuntut PSM Makassar untuk Bereskan Kontrak

Bayu Gatra Sanggiawan menyambut positif lanjutan Liga 1 2020. Gelandang PSM Makassar ini sudah tak sabar untuk kembali merumput. Namun, sebelum itu, ia memiliki tuntutan kepada manajemen tim Juku Eja. Ia menginginkan adanya kepastian kontrak sebelum latihan perdana digelar.

PSSI dan PT LIB telah memutuskan kickoff lanjutan kompetisi. Lanjutan Liga 1 2020 bakal dihelat mulai 1 Oktober. Kompetisi musim ini diproyeksikan rampung Feberuari 2021 mendatang.

Bayu Gatra mengaku telah menerima kabar kelanjutan kompetisi tersebut. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan pilihan yang baik. Apalagi bagi PSM yang musim ini juga berlaga di Piala AFC.

Alhamdulillah. (Lanjutan Liga 1) ini kabar yang baik menurut saya,” ujar Bayu Gatra.

Belum Ada Panggilan Latihan

Meski kompetisi dilanjutkan, belum ada pergerakan dari manajemen PSM. Menurut Bayu Gatra, belum ada panggilan dari manajemen mengenai jadwal latihan. Kini, ia mengaku hanya menantikan kepastian yang diberikan manajemen.

“Saya masih menunggu. Belum ada kepastian informasi dari manajemen (PSM Makassar),” ungkap pemain kelahiran Jember ini.

Saat ini, Bayu Gatra pulang ke kampung halamannya di Jember. Ia melakukan latihan secara mandiri di sana. Selain itu, ia juga rela bermain dalam pertandingan tarkam (antar kampung). Selain menjaga kondisi fisik, ia juga melakukannya untuk mengisi waktu kosong.

Bayu Gatra Tuntut PSM Makassar untuk Bereskan Kontrak

Tuntut Kepastian Kontrak

Lebih lanjut, Bayu mempunyai sebuah tuntutan kepada jajaran manajemen PSM. Ia menginginkan adanya kepastian mengenai kontrak anyar pemain. Menurutnya, pembaruan kontrak ini penting untuk mengetahui hak-hak pemain.

Selain itu, kepastian kontrak ini juga penting untuk menjawab beberapa pertanyaan pemain. Menurut Bayu, banyak spekulasi yang beredar dalam percakapan pemain. Sehingga, kepastian kontrak tersebut bisa menjadi sebuah jawaban yang valid.

“Soalnya takut ada yang salah faham. Ada pemain yang mengira kontrak dibagi 50 persen. Ada yang mengira gaji dibayarkan 50 persen,” tutur pemain yang pernah membela timnas Indonesia tersebut.

Untuk itu, Bayu ingin masalah kontrak ini diselesaikan terlebih dahulu. Ia juga meminta kontrak ini sesuai dengan keputusan yang ada. Baik itu keputusan PSSI, maupun keputusan APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia).

Menurut Bayu, permasalahan kontrak ini harus diselesaikan sebelum latihan digelar. Jika persoalan kontrak ini beres, ia mengaku siap kembali membela tim. Ia juga sudah tidak sabar untuk bisa kembali merumput.

“Setelah itu, kami sebagai pemain siap kembali membela tim. Kami juga sudah sangat antusias untuk kembali bermain,” pungkasnya.

Bayu Gatra Tuntut PSM Makassar untuk Bereskan Kontrak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top