Bayern Munchen Siap Jamu Chelsea di Allianz Arena

Bayern Munchen Siap Jamu Chelsea di Allianz Arena

Pada leg 2 Liga Champions, Bayern Munchen berada dalam kondisi yang tidak baik. Hal tersebut dikarenakan kompetisi Bundesliga telah usai terlebih dahulu. Hal tersebut membuat Bayern Munchen kehilangan ritme permainan terbaiknya.

Seperti diketahui, kompetisi Bundesliga telah berakhir beberapa pekan lalu. Kemudian Bayern Munchen menjadi juara. Sama halnya dengan musim-musim sebelumnya. Mereka juga terus bersaing dengan Borussia Dortmund dalam perebutan gelar juara.

Akan tetapi, masa pertandingan Bayern Munchen belum berakhir. Sebab masih ada Liga Champions. Mereka masih bertanding di Liga Champions. Saat ini mereka berada di babak 16 besar dan berhadapan dengan Chelsea. Pertandingan seru tersebut akan dilaksanakan di Allianz Arena pada 9 Agustus mendatang.

Kemudian Bayern Munchen saat ini tengah menikmat liburan. Sedangkan dengan Chelsea, masih berjibaku di lapangan. Bahkan Chelsea sendiri masih memiliki sejumlah laga penting. Seperti Piala FA dan Premier League. Sehingga, Chelsea memiliki jadwal yang sangat padat.

Situasi Berbeda Bayern Munchen dan Chelsea

Situasi tersebut nampak berbeda dengan Bayern Munchen. Sama halnya dengan pisau bermata dua, keduannya juga tengah mengalami hal tersebut.

Sebab, Chelsea masih dalam ritem yang sangat bagus. Hal tersebut dikarenakan Chelsea terus bermain. Sedangkan dengan Bayern Munchen sudah melakukan liburan. Hal tersebut membuat mereka kehilangan ritme permainan dan butuh adaptasi.

“Chelsea memiliki keunggulan. Sebab mereka datang ke Allianz Arena setelah musim berakhir. Sedangkan dengan kami, masih ingin memperbaiki ritme,” buka gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka pada laman resmi Bundesliga.

Bayern Munchen Siap Jamu Chelsea di Allianz Arena

“Kami akan melakukan segalannya dalam memperbaiki kondisi kami. Sehingga memastikan Chelsea tidak akan sukses di Munich,” imbuh Leon Goretzka.

Sementara itu, penampilan pemain berusia 25 tahun tersebut tampil sangat menawan. Terutama setelah kompetisi ditunda. Sang pemain menjadi pilihan utama di lini tengah. Ia berduet dengan Joshua Kimmich yang membuat lini tengah semakin membaik.

Krisis dan Peluang

Sang pemain memiliki pendapat sendiri terkait dengan berhentinya kompetisi. Menurutnya, hal tersebut merupakan kunci bagi dirinya.

“Bagi saya, lockdown merupakan sebuah krisis sekaligus peluang. Krisis tersebut dikarenakan anda melewatkan sepakbola dan latihan bersama tim. Namun peluangnya adalah bisa mendapatkan massa otot dalam koordinasi dengan fisioterapi.”

“Sebab, dalam pertandingan dan momen krusial memang sangat penting. Baik secara fisik dan mental. Setelah pandemi, saya merasa lebih kuat dan gesit. Bahkan tidak hanya di lapangan pada pertandingan satu lawan satu. Melainkan juga dengan di udara,” jelas Leon Goretzka.

Bayern Munchen Siap Jamu Chelsea di Allianz Arena

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top