Arema FC Siap Gelar Negosiasi Ulang Kontrak Pemain

Arema FC Siap Gelar Negosiasi Ulang Kontrak Pemain

Arema FC semakin serius menatap lanjutan Liga 1 2020. Tim Singo Edan siap menggelar negosiasi ulang kontrak dengan pemainnya. Bahkan, manajemen Arema FC telah siap dengan seluruh kemungkinan terburuk.

Hal ini disampaikan oleh Manajer Arema Fc, Ruddy Widodo. Ia akan menggunakan panduan FIFA dalam proses negosiasi ulang kontrak. Sebelumnya, panduan ini telah diedarkan kepada klub-klub sepak bola Indonesia.

Dalam panduan tersebut, renegosiasi kontrak bisa dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Kesempatan tersebut harus dimaksimalkan klub dan pemain untuk menemukan solusi terbaik.

“Ada tiga kesempatan untuk membahas negosiasi ulang kontrak. Hal ini sesuai dengan intruksi FIFA,” ujar Ruddy Widodo.

Proses renegosiasi kontrak ini juga merupakan permintaan dari PSSI. Pihak federasi bakal menjadikan kontrak pemain sebagai bahan pertimbangan memutuskan nasib kompetisi. PSSI juga meminta persoalan ini diselelesaikan dalam tempo singkat. Targetnya, persoalan ini rampung sebelum rapat Exco 13 Juni mendatang.

Siapkan Kemungkinan Terburuk

Arema FC juga tidak memaksakan seluruh pemain sepakati tawaran klub. Manajemen klub telah menyiapkan opsi terakhir andai negosiasi berakhir dengan kebuntuan.

Menurut Ruddy, Arema FC siap mencari sosok pemain pengganti. Bahkan, opsi ini juga disiapkan untuk posisi pelatih kepala. Hal ini merupakan antisipasi jika renegosiasi kontrak tidak berjalan mulus.

Arema FC Siap Gelar Negosiasi Ulang Kontrak Pemain

Menurut peraturan FIFA, pemain yang tidak sepakati kontrak baru, statusnya akan di-pending. Artinya, pemain tersebut tidak bisa membela klub pada lanjutan kompetisi. Hal ini membuat klub terpaksa mencari pemain atau pelatih pengganti.

“Jika tidak sepakat, maka status pemain dan pelatih kena pending. Artinya, dia tidak bisa membela klub. Situasi tersebut membuat kami harus secepatnya mencarikan sosok pengganti,” kata manajer asal Madiun tersebut.

Renegosiasi Hemat Anggaran hingga Rp10,5 M

Ruddy Widodo mengakui proses renegosiasi kontrak ini penting untuk Arema FC. Hal ini bisa membantu memperbaiki kondisi keuangan klub. Menurutnya, Singo Edan bakal mengemat anggaran hingga mencapai Rp10,5 miliar.

Penghematan ini tercapai andai seluruh elemen tim sepakati kontrak baru. Pihak klub akan menawarkan 50 persen pemotongan nilai kontrak. Awalnya, anggaran gaji pemain dan pelatih Arema FC mencapai Rp28 M.

“Keputusannya memang belum final. Tapi kami telah mendapatkan bocoran presentase renegosiasi kontrak nanti. Anggaran kontrak, gaji, dan bonus memang yang paling besar. Sementara biaya operasional hanya 10 persen dari budget,” kata Ruddy.

Untuk diketahui, Arema FC menyiapkan Rp35 miliar untuk mengarungi Liga 1 2020. Nilai tersebut termasuk uang muka kontrak sebesar 7 persen di awal musim.

Arema FC Siap Gelar Negosiasi Ulang Kontrak Pemain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top