Arema FC Izinkan Pemainnya Hengkang ke Klub Lain

Arema FC Izinkan Pemainnya Hengkang ke Klub Lain

Arema FC mengambil langkah berani dalam menyongsong lanjutan liga. Tim Singo Edan mengaku sudah mengizinkan pemainnya untuk hengkang. Opsi ini diberikan kepada pemain yang menolak tawaran kontrak baru dari manajemen.

Sebelumnya, manajemen Arema FC sudah siap mengirimkan draf kontrak baru. Sebanyak 29 pemain dan enam pelatih bakal menerima draf tersebut. Rencananya, draf tersebut akan dikirimkan mulai hari ini, Jumat (10/7).

Pengiriman draf ini dikonfirmasi oleh CEO Arema FC, Agoes Soerjanto. Ia mengatakan tujuan pengiriman ini adalah untuk mempercepat proses renegosiasi. Ia juga menambahkan bahwa isi draf kontrak tersebut sesuai dengan arahan PSSI.

Selanjutnya, seluruh pemain diminta untuk mempelajari isi draf tersebut. Pemain diberikan waktu satu pekan untuk mempertimbangkan tawaran manajemen. Seluruh pemain akan diminta menandatangani kontrak anyar tersebut pada 17 Juli.

Manajemen Arema FC memberikan kebebasan bagi pemain untuk menentukan pilihannya. Bahkan, jika tidak sepakat, pemain diperbolehkan hengkang meninggalkan tim. Bagi pemain yang sepakat, manajemen meminta agar sang pemain segera kembali ke Malang.

Nantikan Kedatangan Pemain

Manajemen menunggu kedatangan pemain paling lama hingga tanggal 16 Juli. Jika tak kunjung datang, maka yang bersangkutan dianggap tidak bersedia melanjutkan kerja sama. Mereka diizinkan untuk tidak memperkuat Arema FC di lanjutan Liga 1 2020.

Sebagai gantinya, manajemen mengaku akan mencari tenaga baru. Hal disampaikan oleh General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. Namun, ia belum mengetahui siapa pemain yang bakal diincar. Sebab, manajemen masih menunggu kepastian format kompetisi.

Arema FC Izinkan Pemainnya Hengkang ke Klub Lain

“Tetapi saya belum tahu. Karena regulasinya belum keluar. Terutama terkait regulasi pemain U-20,” kata Ruddy Widodo.

Tetapkan Tanggal Latihan Perdana

Ruddy menambahkan, seluruh proses administratif ini diharapkan rampung sebelum latihan digelar. Rencananya, latihan perdana tim Singo Edan dimulai 19 Juli. Latihan ini bakal digelar secara tertutup. Pasalnya, manajemen ingin menekan risiko penularan virus Corona.

Sebelum latihan digelar, manajemen juga akan melakukan tes kesehatan. Rapid test dipilih sebagai model pengecekan kondisi kesehatan pemain. Rapid test ini merupakan standar minimum yang ditetapkan oleh PSSI.

Tes kesehatan rencanananya digelar pada 17 Juli mendatang. Usai tes kesehatan, penandatanganan kontrak baru akan dilakukan. Sehingga semua pemain harus menentukan pilihannya sebelum tiba di Kota Malang.

Meski demikian, Ruddy mengaku optimis pemainnya akan menyepakati kontrak tersebut. Sebab, sebelumnya telah dilakukan komunikasi informal dengan semua pemain. Hasilnya, secara informal, pemain setuju dengan tawaran manajemen Arema FC.

Arema FC Izinkan Pemainnya Hengkang ke Klub Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top